histats

5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan Sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama

5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan Sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama

Setapak Langkah – 03 Juli 2026 | Beberapa tokoh penting dalam sejarah Islam mengalami proses pengawetan jenazah sebelum dimakamkan, baik karena alasan politik, keagamaan, maupun keamanan. Berikut lima contoh yang paling dikenal, dengan catatan bahwa jenazah Ayatollah Ali Khamenei mengalami masa pengawetan terlama hingga dijadwalkan pemakaman pada 9 Juli.

  1. Ayatollah Ali Khamenei – Pemimpin Tertinggi Iran meninggal pada 28 Februari akibat serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Jenazahnya sejak itu diawetkan di fasilitas khusus dan direncanakan untuk dimakamkan pada 9 Juli, menjadikannya contoh pengawetan terlama dalam konteks modern.
  2. Ayatollah Ruhollah Khomeini – Pendiri Republik Islam Iran meninggal pada 3 Juni 1989. Tubuhnya sempat dipertahankan dalam kondisi beku selama beberapa hari sebelum dimakamkan di Makam Imam Khomeini, sebagai upaya memastikan proses pemakaman berjalan sesuai protokol negara.
  3. Sultan Mehmed II “Penakluk” – Sultan Ottoman yang menaklukkan Konstantinopel pada 1453 meninggal pada 3 Mei 1481. Jenazahnya dikurung dalam peti khusus dan dipertahankan selama beberapa minggu untuk memungkinkan transportasi yang aman ke Istanbul.
  4. Syeikh Abdul Qadir al-Jilani – Salah satu tokoh sufi terbesar abad ke-12, jenazahnya dipelihara dalam wadah khusus di Baghdad selama beberapa bulan setelah wafat, guna mencegah kerusakan sebelum dimakamkan di makam al-Mahdi.
  5. Imam Ali bin Abi Thalib – Sepupu dan menantu Nabi Muhammad SAW, serta khalifah keempat dalam tradisi Sunni, jenazahnya sempat disimpan dalam peti batu di Masjid Nabawi selama beberapa hari untuk memastikan proses pemindahan ke Kufa berlangsung aman.

Pengawetan jenazah dalam konteks ini biasanya melibatkan teknik pendinginan, penggunaan bahan pengawet tradisional, atau penempatan dalam peti khusus yang dirancang untuk melindungi tubuh dari kerusakan fisik maupun simbolik. Praktik tersebut tidak selalu bersifat keagamaan, melainkan sering kali dipengaruhi oleh faktor politik, keamanan, atau kebutuhan untuk menyiapkan upacara pemakaman yang sesuai dengan tradisi dan harapan publik.

Ketika jenazah akhirnya dimakamkan, proses tersebut biasanya diiringi dengan upacara resmi, doa, dan penghormatan yang mencerminkan status serta kontribusi sang tokoh terhadap komunitas Muslim. Dalam kasus Ali Khamenei, penundaan pemakaman selama hampir lima bulan menimbulkan spekulasi mengenai alasan strategis di balik keputusan tersebut, namun secara resmi dijelaskan sebagai kebutuhan logistik dan keamanan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *