Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | General Manager Bandara Internasional Soekarno‑Hatta (Soetta), Heru Karyadi, mengumumkan bahwa mulai 1 Juni 2024, sebanyak 34.853 jemaah haji Indonesia akan kembali menggunakan Bandara Soetta sebagai pintu masuk utama menuju Tanah Suci. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi proses keberangkatan haji serta memanfaatkan kapasitas bandara yang telah diperluas.
Bandara Soetta, yang terletak di Tangerang, Banten, telah menyiapkan serangkaian fasilitas khusus untuk mendukung kebutuhan jemaah haji, antara lain:
- Terminal khusus haji dengan area check‑in yang terpisah dari penumpang komersial.
- Ruang tunggu bersertifikat halal, dilengkapi dengan fasilitas ibadah seperti mushola dan ruang wudhu.
- Layanan transportasi darat eksklusif menuju pelabuhan dan pelabuhan udara di Jakarta.
- Tim layanan yang terlatih dalam penanganan dokumen perjalanan haji dan kebutuhan medis.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan jadwal keberangkatan yang terintegrasi dengan maskapai penerbangan nasional, sehingga jemaah dapat langsung melanjutkan perjalanan dari Soetta ke bandara internasional di Jakarta atau langsung ke bandara internasional di Arab Saudi melalui penerbangan khusus haji.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan jemaah, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal, mengingat peningkatan lalu lintas penumpang akan menstimulasi sektor layanan, transportasi, dan pariwisata di sekitar area bandara.