Setapak Langkah – 17 April 2026 | Pada pagi hari Kamis, 16 April 2026, hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menyebabkan kenaikan signifikan pada tingkat muka air di beberapa pos pantau. Akibatnya, genangan air meluas hingga menenggelamkan 21 wilayah Rukun Tetangga (RT) di berbagai kelurahan.
Lonjakan aliran air berasal dari luapan kali Ciliwung yang meluap setelah intensitas curah hujan melebihi kapasitas sungai. Beberapa titik pemantauan melaporkan peningkatan muka air hingga 1,2 meter, jauh di atas ambang normal.
Daerah yang terdampak meliputi RT di Kelurahan Cawang, Kampung Melayu, dan Kemayoran. Warga melaporkan rumah-rumah terendam setengah, jalan utama menjadi lumpur, serta akses keluar masuk wilayah terputus. Beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke balai pengungsian setempat.
- Jumlah RT terendam: 21
- Ketinggian muka air tertinggi: 1,2 m
- Waktu kejadian: malam 15/4/2026 hingga pagi 16/4/2026
- Pihak yang terlibat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Satpol PP, dan relawan komunitas
Tim tanggap darurat segera melakukan penyelamatan, menyediakan pompa air, serta mendistribusikan kebutuhan pokok kepada warga yang mengungsi. Pemerintah DKI menegaskan akan meningkatkan kapasitas penampungan air di daerah aliran sungai Ciliwung serta mempercepat pengerjaan proyek normalisasi dan revitalisasi sungai.
Para pakar memperingatkan bahwa pola curah hujan ekstrem diprediksi akan semakin sering terjadi seiring perubahan iklim. Mereka menyarankan peningkatan sistem drainase, penanaman kembali vegetasi di daerah tangkapan air, serta edukasi masyarakat tentang langkah mitigasi bencana.
Warga diharapkan tetap waspada, mengikuti informasi resmi, dan mematuhi arahan evakuasi jika kondisi memburuk.