Jembatan Kaca Siak Riau, Informasi Tiket Terbaru Beserta 5 Keunikannya

Jembatan Kaca Siak Riau

Mau menguji adrenalin buat menantang diri? Coba deh kamu liburan ke Jembatan Kaca Siak yang ada di deretan wisata Riau.

Ketika berdiri di atasnya kamu seolah-olah tengah melayang di udara. Tampak sangat menakutkan karena kaca tempered yang digunakan hanya memiliki ketebalan 12 milimeter. Sementara ketinggian dari atas jembatan sampai ke bawah sekitar 12 meter.

Keunikan Jembatan Kaca Siak

Selain terkenal akan wisata alamnya yang mempesona. Kota Siak Sri Indrapura dari Provinsi Riau juga populer akan sarana wisata modernnya. Salah satu tempat yang sering direkomendasikan oleh wisatawan adalah Jembatan Kaca Siak. Sering juga disebut dengan nama Mempura Skywalk.

Bisa dibilang kawasan ini adalah objek wisata baru yang tengah naik daun beberapa bulan belakangan. Banyak warga lokal maupun wisatawan asing berlomba-lomba mendatangi jembatan itu karena penasaran. Meskipun harus menempuh perjalanan jauh pun tak jadi masalah bagi sebagian orang. Suasana paling ramai biasanya terjadi saat weekend tiba.

Kamu akan melihat sekumpulan wisatawan tengah asyik berswa foto atau sekedar jalan-jalan di atas jembatan. Tidak perlu takut saat menginjakkan kaki pertama kali. Rilekskan diri sejenak lalu melangkahlah secara perlahan dan jangan melihat ke bawah. Begitu sampai di bagian tengah kamu akan disuguhkan beberapa keunikan jembatan sebagai berikut.

Masjid Agung Syahabudin

Di dekat Jembatan Kaca Siak ada satu wisata religi legendaris. Nama tempatnya adalah Masjid Agung Syahabudin. Salah satu masjid tertua yang ada di Kabupaten Siak, Riau. Bangunan ini dibangun sejak tahun 1926. Dan sekarang sudah berusia lebih dari 90 tahun.

Meskipun sudah lama, masjid ini tidak kehilangan eksistensinya. Sampai sekarang pun masih menjadi tempat wisata yang banyak diminati wisatawan. Gaya arsitekturnya yang menggabungkan kebudayaan Melayu dan Timur Tengah benar-benar mencuri perhatian.

Istana Siak Sri Indrapura

Ada satu lagi tempat wisata legendaris dekat Jembatan Kaca Siak yang bisa kamu kunjungi. Apalagi kalau bukan Istana Siak Sri Indrapura. Bahkan, usia bangunan ini jauh lebih tua ketimbang Masjid Syahabudin. Dibangun pada tahun 1889 dan menjadi peninggalan terpenting dari Kerajaan Siak Sri Indrapura.

Soal arsitekturnya tak kalah indah dengan Masjid Syahabudin. Tampak estetik dengan memadukan berbagai macam gaya yang berbeda. Sangat cocok buat lokasi hunting foto. Kamu bisa menemukan banyak spot menarik untuk dijadikan latar belakang foto.

IMG20240210174310 01
Sumber : Google Maps/Surianto Doch

Melintasi Area Jembatan yang Instagrammeble

Jembatan Kaca Siak memang termasuk wisata baru. Namun animo masyarakat yang ingin liburan ke sana sangat tinggi. Khususnya saat weekend. Wisatawan akan mulai memadati area jembatan dari ujung ke ujung. Jika kamu merasa tidak nyaman di tengah keramaian sebaiknya datang pas hari kerja saja.

Ketika hari kerja biasanya tidak terlalu ramai dan kamu pun bisa menikmati keindahan di sekitar jembatan dengan tenang. Sebelum memasuki area utama kamu harus melewati jembatan beton biasa. Bagian tepinya dipasang pagar besi dan beberapa lampu taman yang sangat indah.

WhatsApp Image 2023 02 17 at 07.28.19
Sumber : Google Maps/Diskominfo Siak

Saat siang hari akan tampak biasa saja. Akan tetapi pada malam hari lampu-lampu itu menyala dalam kegelapan. Setelah melewati jembatan beton kamu akan tiba di jembatan kaca. Dari sini kamu bisa menyaksikan beragam atraksi menarik saat malam hari. Diantaranya dancing light dan rain vortex atau air terjun buatan.

Suasana kian syahdu dengan kehadiran sunset dari ufuk barat. Tampak cahaya kuning keemasan menghiasi langit kebiruan yang akan digantikan gelapnya malam. Dari sini pula pengunjung bisa melihat pemandangan kapal batu bara dan kapal wisata yang tengah berlayar di atas Sungai Siak.

Lantai Kaca Tembus Pandang

2023 11 25
Sumber : Google Maps/Vellayati Desfarani

Daya tarik utama dari Jembatan Kaca Siak sudah pasti lantai kacanya. Di mana bahan bakunya terbuat dari kaca yang tembus pandang. Dari lantai tersebut pengunjung bisa melihat aliran Sungai Siak dengan kejernihan airnya yang mempesona. Lumayan bikin merinding karena jaraknya dari atas hingga ke sungai tersebut sekitar 12 meter.

Buat kamu yang takut ketinggian sebaiknya jangan coba-coba berjalan di atas jembatan ini. Takutnya nanti fobia kamu kambuh terus terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Tentunya kamu tak mau kan kalau hal itu sampai terjadi? Alternatifnya kamu bisa mengunjungi tempat wisata yang ada di sekitarnya.

Diperkirakan panjang jembatan kaca ini sekitar 1.076 meter. Tidak semua bagian terpasang lantai kaca. Hanya beberapa bagian saja dengan bentangan kaca sepanjang 50 meter. Walaupun tidak menyeluruh, tetapi sudah cukup memuaskan pengunjung. Untuk pembangunannya menghabiskan dana sekitar Rp81,4 miliar.

Inspirasi Pembangunan Jembatan

Jembatan Kaca Siak merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak. Konstruksinya sudah dibangun hampir di sebagian tepi Sungai Siak. Lebih tepatnya berada di seberang Istana Siak Sri Indrapura dan tepian Bandar Sungai Jantan. Sebenarnya nama asli jembatan ini ialah Skywalk Tengku Buwang Asmara.

Nama yang dipilih berasal dari nama Sultan Siak kedua. Sementara untuk gaya arsitekturnya terinspirasi dari berbagai macam bentuk bangunan dari dalam maupun luar negeri. Sebut saja salah satunya Heha Sky View di Yogyakarta dan Jembatan Gentala Arasy di Jambi. Keduanya merupakan tempat wisata populer dengan spot jembatannya yang unik.

Untuk proses pembangunan dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama dimulai pada tahun 2022 dengan total konstruksi yang selesai sepanjang 274 meter. Kemudian tahap kedua di tahun 2023 berhasil menyelesaikan 420 meter konstruksi. Dan untuk tahap terakhir diperkirakan selesai sekitar 360 meter konstruksi pada tahun 2024 ini.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk ke Jembatan Kaca Siak tidaklah mahal. Untuk orang dewasa hanya perlu merogoh kocek Rp10.000 per tiket. Sementara untuk anak-anak jauh lebih murah, yaitu cukup membayar Rp5.000 saja. Kedua tarif tadi hanya berlaku untuk wisatawan domestik saja.

Sedangkan untuk wisatawan mancanegara harganya sudah beda lagi. Anak-anak harus membayar Rp10.000 dan orang dewasa Rp15.000. Biaya tersebut belum termasuk ongkos parkir dan kebutuhan lainnya.

Jam Buka

Jembatan Kaca Siak buka setiap hari dari Senin sampai dengan Minggu. Jam operasionalnya dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam. Paling enak tuh datangnya malam. Kamu akan mendapati suasana romantis dari lampu-lampu yang menyala di sekitar jembatan.

Fasilitas Umum

Penyediaan fasilitas umum di Jembatan Kaca Siak sudah termasuk memadai. Kamu akan menemukan berbagai macam fasilitas berikut ini.

  • Area parkir luas
  • Toilet umum
  • Warung makan
  • Akses jalan khusus penyandang disabilitas
  • Tempat istirahat
  • Air terjun buatan

Tips Berkunjung

Terapkan beberapa tips berikut jika ingin liburan kamu ke Jembatan Kaca Siak berjalan lancar:

  • Pertama, perhatian kondisi cuaca. Pastikan langit cerah dan tidak mendung sama sekali.
  • Kedua, kenakan outfit keren guna mendukung penampilan kamu saat foto di tempat wisatanya nanti.
  • Ketiga, bawa barang-barang yang penting saja. Contohnya seperti uang tunai, alat shalat, obat-obatan pribadi, dan kamera.
  • Keempat, cek kondisi kendaraan yang akan kamu bawa. Apakah ada masalah atau tidak?
  • Kelima, pastikan badan kamu dalam keadaan fit. Semisal ada tanda-tanda gejala sakit lebih baik ditunda dulu.

Penutup

Sekian ulasan singkat mengenai wisata Jembatan Kaca Siak. Dari Pekanbaru kamu hanya perlu menempuh jarak sekitar 100 km dengan mengendarai mobil atau sepeda motor. Itu pun kalau jalan raya tidak macet. Agar kamu tidak terjebak terlalu lama di jalan sebaiknya berangkat lebih pagi.

Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
Avatar for Indriani
Indriani Memiliki kesibukan sebagai content writer dan menyukai bidang gambar, baca, dan menulis.
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments