Curug Gondoriyo Semarang – Surga Tersembunyi di Balik Hutan Belantara

Curug Gondoriyo Semarang

Tempat wisata di Semarang tak henti-hentinya memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitarnya untuk disulap menjadi destinasi wisata yang ciamik dan cukup diminati banyak orang.

Selain beberapa air terjun fenomenal yang ada di Kecamatan Ungaran, ternyata Semarang juga masih memiliki objek wisata ciamik lainnya yang juga tak kalah eksotis lho!

Curug Gondoriyo, hampir sama seperti Curug Kembar Baladewa yang ada di Sumowono, Curug Gondoriyo ini memiliki 2 titik air terjun yang berdampingan bahkan dengan jarak yang sangat dekat dan dalam satu tebing yang sama.

Alamat : Desa Gondoriyo, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Map : klik disini.
Jam Buka : 09.00 – 23.00 WIB (weekday) & 08.00 – 23.00 WIB (weekday).
Harga Tiket Masuk : Rp. 6.000,-.

Pernahkah kamu berkunjung ke Kecamatan Ngaliyan? Ya, kali ini Setapak Langkah akan mengajak kamu mengintip sejenak wisata air terjun yang ada di kecamatan tersebut.

Mendengar namanya, mungkin memang tak setenar Ungaran dengan sejuta destinasi wisata di dalamnya. Tapi jangan salah! Kecamatan yang berada di sebelah barat Kota Semarang ini ternyata juga menyimpan objek wisata yang tak kalah ciamik lho!

Tak banyak yang tau, Kecamatan Ngaliyan disebut-sebut memiliki wisata air terjun tersembunyi yang sangat indah dan cukup memikat.

Berada di kawasan hutan rimbun, awalnya Curug tersebut hanyalah sebuah air terjun tak terawat yang memang sudah ada sejak beberapa waktu silam. Rumput ilalang pun tumbuh subur mengelilingi kawasan air terjun kembar itu.

Tak sampai di situ, semak-semak belukar yang cukup rimbun juga nampak tumbuh meninggi hingga merayap ke permukaan tebing. Sehingga membuat Curug yang sejatinya indah itu jadi tampak kotor tak terawat.

Lantas, bagaimana kisahnya hingga terbentuklah Curug Gondoriyo sebagai tempat wisata? Yuk, simak baik-baik sejarah singkatnya berikut ini!

Sejarah Singkat Berdirinya Curug Gondoriyo

Keindahan Curug Gondoriyo Semarang
Keindahan Curug Gondoriyo Semarang

Sejak tahun 1980 sampai 1990, warga setempat hanya memanfaatkan sungai-sungai aliran dari Curug Gondoriyo untuk mandi dan mencuci baju, lantaran tak ada air artetis kala itu.

Sampai akhirnya pada tahun 2018, masyarakat mulai sadar akan potensi Curug yang sebenarnya sudah ada dan secara tidak langsung biasa mereka manfaatkan waktu itu.

Di tahun itu juga akhirnya masyarakat membentuk suatu komunitas yang diberi nama ‘Pokdarwis’ yakni Kelompok Sadar Wisata, dengan Pak Ribuanto mantan ketua RW sebagai ketua kelompoknya.

Dengan suntikan dana dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, mulai digerakkanlah kerja bakti. Masyarakat pun mulai bergotong-royong, ada yang membuat tangga, memperbaiki jalan, membangun kamar mandi, membuat taman, serta beberapa pekerjaan lainnya.

Perlahan tapi pasti, Curug yang semula kumuh tak terawat menjadi indah dan mulai dikenal banyak orang. Puncaknya, pada tahun 2019 jadilah Curug Gondoriyo sebagai tempat wisata dan mulai diresmikan oleh wali kota Semarang kala itu.

Sejak saat itulah Curug Gondoriyo seakan bertransformasi menjadi wisata air terjun yang begitu eksotis dengan segala fasilitas yang cukup memadai di dalamnya.

Jam Operasional dan Harga Tiket 2024

Untuk mengunjungi air terjun yang menawan itu kamu bisa datang di hari apa saja, lantaran taman wisata tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 – 23.00 pada weekday, sedangkan pada akhir pekan buka lebih awal yakni pukul 08.00 – 23.00.

Mengenai harga tiket masuk juga sangat terjangkau kok! Hanya dengan merogoh kocek sebesar 6 ribu rupiah saja, kamu sudah bisa bersenang-senang beraktivitas di sana.

Daya Tarik Curug Gondoriyo

Wisata Baru di Semarang via Instagram 1024x683 1
Indahnya Suasana Malam Gondoriyo dari Pantulan Cahaya Lampu Taman

Jika mencoba flashback pada beberapa tahun silam, mungkin kamu tidak akan percaya bahwa air terjun eksotis yang kamu lihat saat ini adalah Gondoriyo di hutan belantara yang hampir tak terjamah manusia kala itu.

Saat ini, Curug Gondoriyo adalah wisata air terjun yang begitu eksotis dan banyak didatangi oleh para wisatawan. Keindahannya yang begitu memukau membuat tempat wisata ini langsung hits pasca diresmikan.

Bagaimana tidak? Di sekitar air terjun setinggi 20 meter itu telah dilengkapi dengan taman-taman bunga yang indah berwarna-warni. Jalan setapak menuju Curug juga dipermudah dengan beberapa anak tangga sebagai pijakan.

Di salah satu sisi juga terdapat jembatan bambu yang dilengkapi dengan payung-payung hias berwarna-warni, yang akan membuat suasana sekitar Curug menjadi semakin indah dan memukau.

Spot Hits di Curug Gondoriyo via Instagram 819x1024 1
Eksotisnya Suasana Curug Gondoriyo dengan Payung Warna-warni yang Menyala Indah Saat Malam Hari.

Tak sampai di situ, di sepanjang kawasan Curug juga telah dilengkapi dengan lampu-lampu taman yang akan menyala indah di langit-langit Gondoriyo saat hari semakin larut.

Saat cahaya langit semakin redup, justru Curug Gondoriyo akan semakin bersinar indah dengan pantulan-pantulan cahaya lampu taman yang menyala berwarna-warni di sekeliling Curug.

Tak heran jika taman wisata yang berada di Kelurahan Gondoriyo itu kerap disebut-sebut sebagai surga tersembunyi dan memiliki daya tarik tersendiri sejak dibukanya tempat wisata tersebut.

Jalur Tracking Menuju Air Terjun

Lampu lampu di Sekitar Curug Gondoriyo via Instagram 1024x768 1
Fenomena Jalan Setapak Saat Malam Hari.

Untuk menuju lokasi Curug Gondoriyo, kamu tak perlu melakukan tracking yang panjang dan melelahkan lho! Tapi sedikit memerlukan tenaga dan harus berhati-hati ya!

Pasalnya, jalan setapak menuju lokasi Curug adalah berupa anak tangga yang menurun, jika dihitung kira-kira ada 100 anak tangga yang harus kamu turuni untuk sampai ke lokasi Curug.

Tapi jangan khawatir, anak tangga tersebut kondisinya cukup baik dan kokoh dengan balutan material semen. Jadi, tak perlu ragu untuk berjalan santai hingga sampai ke lokasi air terjun yang kamu idam-idamkan.

Fasilitas di Curug Gondoriyo

Sejak diresmikannya air terjun eksotis itu sebagai tempat wisata, beberapa fasilitas penunjang pun juga telah dipersiapkan oleh pihak Pokdarwis Semarang. Berikut ulasannya!

Toilet Umum

Di area wisata telah tersedia toilet atau kamar mandi yang bersih dengan air yang jernih pula, lantaran airnya bersumber langsung dari hulu aliran air terjun Gondoriyo itu sendiri.

Mushola

Di salah satu sisi kamu juga akan menemukan mushola untuk kamu melakukan aktivitas ibadah sehari-hari. Dengan segala perlengkapannya, kamu bisa dengan tenang beribadah di sana.

Tempat Parkir

Saat sampai di lokasi wisata, kamu akan disambut hangat oleh area parkir berlantai batu paving yang terbentang luas tepat di depan pintu masuk.

Untuk biaya parkir juga sangat terjangkau, yakni 2 ribu rupiah untuk kendaraan roda 2, dan 5 ribu rupiah saja untuk kendaraan roda empat.

Warung Makan

Selain menjual tiket, di loket pintu masuk ternyata juga menyediakan aneka snack atau makanan ringan yang memang disiapkan untuk bekal para pengunjung sembari bersantai di kawasan Curug.

Setelah menuruni beberapa anak tangga, tepatnya di sebelah kiri jalan setapak kamu akan menemukan kedai makanan berupa lesehan yang menyediakan menu utama asinan Bogor serta beberapa makanan pendukung lainnya.

Tepat di samping warung ternyata juga ada semacam balai sederhana yang nampaknya biasa dimanfaatkan untuk berbagai acara khusus ataupun pertemuan kecil, Balai Winangun namanya.

Jadi, kamu bisa berkumpul bersama teman atau kerabat sembari menikmati hidangan lezat serta panorama indah di kawasan Curug tersebut.

Kolam Renang

Selain air terjun, ternyata wana wisata yang satu ini juga memiliki kolam renang lho! Di jalur kiri jalan setapak, kamu akan menemukan satu kolam renang yang cukup luas dengan dinding-dinding berwarna biru bercampur abu-abu dari balutan semen.

Gardu Pandang

Dekat dengan kolam renang, terdapat sebuah gardu pandang yang tersusun dari material kayu, dipercantik lagi dengan rangkaian bunga warna-warni yang membentuk lambang love.

Di tempat itulah pengunjung biasa menikmati indahnya air terjun Gondoriyo dari balik gardu pandang. Selain itu, tempat itu juga kerap dimanfaatkan sebagai spot foto yang ciamik dengan reruntuhan air terjun sebagai latar belakangnya.

Penginapan Terdekat

Wisatawan bisa melakukan penginapan di H kita Hotel By Pillow yang berlokasi di Wates, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah 50188. Jaraknya hanya sekitar 15 menit perjalanan dari Air Terjun Curug Gondoriyo. Untuk tarif penginapannya ditaksir mulai dari Rp 471.000 per malam sesuai dengan fasilitas penginapan yang kita inginkan.

Sudah terbayang bukan bagaimana indahnya taman wisata Gondoriyo sebagai tempat refreshing yang asri dan menyejukkan hati?

Tunggu apa lagi? Yuk, segera isi waktu senggangmu dengan berkunjung ke Curug Gondoriyo di Desa Gondoriyo yang eksotis ini! Tempat ini dijamin akan mampu menghilangkan rasa lelah dan penatmu di tengah padatnya aktivitas. Selamat berlibur!

Avatar for Risqi Isrotul Maghfiroh
Risqi Isrotul Maghfiroh Hal paling disukai adalah mengungkapkan perasaan/aspirasi lewat tulisan. Lewat pena serta story yang baik, saya harap kamu menyukai tulisan ini.
Avatar for Risqi Isrotul Maghfiroh
Risqi Isrotul Maghfiroh Hal paling disukai adalah mengungkapkan perasaan/aspirasi lewat tulisan. Lewat pena serta story yang baik, saya harap kamu menyukai tulisan ini.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments