Putri Aprilia Seorang yang suka berimajinasi :)

Sunset View di Wisata Candi Ratu Boko Jogja

Wisata Candi Ratu Boko Jogja

Candi Ratu Boko atau yang disebut juga Situs Ratu Boko menjadi salah satu bukti peninggalan sejarah di Indonesia.

Walaupun sering disebut sebagai candi, faktanya tak ada bangunan menyerupai candi di Ratu Boko. Karena, Ratu Boko merupakan reruntuhan dari sebuah istana atau keraton. Tak heran, jika tempat ini pun bisa disebut juga dengan Keraton Ratu Boko.

Lokasi cukup dekat dengan Candi Prambanan. Tak ayal, jika pengunjung dari Prambanan kerap kali datang ke Candi Ratu Boko Jogja, atau sebaliknya.

Tak hanya itu, wisata ini termasuk destinasi wisata Jogja yang terkenal dengan view sunsetnya yang keren abis. Ingin mengunjunginya ? Simak dulu ulasan berikut ini yuk, biar tambah tau sama Candi Ratu Boko.

1. Mengenal Candi Ratu Boko

a. Sejarah Candi Ratu Boko

Penemuan Candi Ratu Boko dimulai pada abad ke 17 oleh HJ. De Graff, seorang dari Belanda.

Ia mendapatkan informasi dari orang eropa yang pernah berkunjung ke Jawa, tepatnya di Bokoharjo terdapat peninggalan sejarah menarik berupa reruntuhan istana atau keraton.

Menurut cerita yang beredar, nama istana atau keraton tersebut diambil dari nama rajanya, yaitu Ratu Boko. Ratu Boko disebut sebut sebagai ayah dari Roro Joggrang, tokoh legenda Candi Prambanan.

Diperkirakan, situs Ratu Boko dibangun pada abad ke 8 oleh Wangsa Syeilendra yang beragama Budha. Tapi kemudian, diambil alih oleh raja – raja Mataram Hindu. Inilah yang menyebabkan Keraton Ratu Boko oeh Hinduisme dan Buddhisme

Terdapat sumber lain yang menerangkan sejarah Candi Ratu Boko, adalah Prasasti Abhayagiri Wihara tahun 792.

Suasana di Situs Candi Ratu Boko
foto: instagram.com/endangssn

Dalam prasasti yang ditemukan di area Candi Ratu Boko ini, menceritakan ada seorang yang dikenal dengan Rakai Panangkaran dan bangunan wihara di atas bukit yang bernama Abhayagiri Wihara. Abhaya Wihara berarti biara di bukit yang bebas dari bahaya.

Dikisahkan Raja Rakai Panagkaran mengundurkan diri sebagai raja, lalu mencari ketenangan batin dan fokus pada keagamaan. Ia mulai membangun wihara tersebut dan digunakan sebagai tempat ibadah orang Budha.

Wisata Menarik Lainnya :  Yuk! Jelajahi Kampung Batik Kauman Pekalongan

Hal ini dapat dilihat dari corak Budha di Candi Ratu Boko, seperti adanya Arca Dyani Budha. Namun corak Hindu juga ditemukan dengan adanya Ara Durga, Ganesha, dan Yoni.

b. Arsitektur Candi Ratu Boko

Diluar dari kisah sejarah Candi Ratu Boko Jogja, arsitektur situs ini juga tak kalah menarik untuk dibahas. Areal wisata sejarah ini memiliki luas 250.000 meter persegi dan dibagi menjadi empat bagian, yaitu tengah, barat, timur, dan tenggara.

Bagian tengah tediri atas bangunan gerbang utama, lapangan, candi pembakaran, kolam, batu perumpak dan paseban. Saat memasuki bagian tengah, tampak dua buah gerbang. Gerbang luar memiliki 3 gapura dengan ukuran lebih kecil. Dan gerbang utama memiliki 5 gapura

Di gapura utama terdapat tulisan ‘Panabwara’ yang merupakan keturunan dari Rakai Panangkaran. Adanya tulisan tersebut menandakan bahwa bangunan itu adalah bangunan utama.

Sekitar 45 meter dari gapura, terlihat Candi Batu Putih. Tak jauh dari sana ada Candi Pembakaran yang berbentuk bujur sangkar (26 meter x 26 meter). Sperti namanya, candi ini digunakan untuk pembakaran jenasah. Ada juga batu berumpak dan kolam yang terletak 10 meter dari candi pembakaran.

Lanjutkan menuju bagian tenggara, disini ada Pendopo, balai – balai, 3 andi, kolam dan kompleks kapuntren. Ada juga sumur yang bernama Amerta Mantana, artinya sendiri adalah air suci yang diberi mantra.

Sumur Amerta di Komplek Candi Ratu Boko
foto: instagram.com/pipeaway.project

Hingga saat ini, airnya pun masih dipakai oleh masyarakat setempat. dan dianggaap membawa keberuntungan bagi pemakainya. Sedangkan orang Hindu, memakainya untuk Upacara Tawur Agung sehari sebelum Nyepi, diyakini air tersebut bertujuan untuk memurnikan diri serta mengembalikan bumi dan isinya pada harmoni awal.

Kompleks gua, kolam, dan Stupa Budha terdapat di bagian timur Candi Ratu Boko Jogja. Dua buah gua yang terbentuk dari batuan sedimen yang disebut Breksi Pumis. Gua yang ada di atas bernama Gua Lanang, sedangkan yang di bawah bernama Gua Wadon.

Tepat di depan Gua Lanang, terdapat sebuah kolam berukuran 20 x 50 meter dan tiga stupa. Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa stupa tersebut merupakan Aksobya, salah satu Pantheon Budha.

Sementara di bagian barat kompleks Situs Ratu Boko, hanya berupa perbukitan.

c. Mitos candi ratu boko Jogja

Ada 2 mitos terkait Candi Ratu Boko Jogja, yang pertama jika orang pacaran datang kesini, mitosnya banyak yang putus. Dan yang kedua, kalau perempuan datang ke tempat ini sendiran, bakal telat menikah.

Wisata Menarik Lainnya :  Fasilitas, HTM, Rute Menuju Lokasi Museum Batik Danar Hadi

Mitos ini didasari kisah cinta Roro Jonggrang, yang tidak mencintai Bandung Bondowoso. Walaupun demikian, mitos bukanlah hal yang dapat dipercaya kebenarannya. Ada yang percaya, ada yang tidak. Bahkan, situs ini tetap dikunjungi pasangan muda mudi.

2. Tiket Masuk Candi Ratu Boko Jogja 2020

Untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke Candi Ratu Boko Jogja, hanya perlu membayar tiket masuk Rp 40.000 untuk orang dewasa dan Rp 20.000 untuk anak – anak.

Sedangkan bagi rombongan study tour dengan dilengkapi surat pengantar dari sekolah, tiap orangnya membayar Rp 20.000.

3. Rute Menuju Lokasi

Wisata ini ada di Jl. Raya Piyungan – Prambanan No. 2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak sekitar 3 km ke arah selatan dari Candi Prambanan.

Lokasinya bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi. Apabila, dari pusat Kota Jogja ambil jalur arah Solo, hingga tiba di lampu merah pertigaan pasar Prambanan belok ke kanan.

Lanjutkan perjalanan sejauh 3 km menuju Piyungan, dari sini akan ada papan petunjuk menuju lokasi wisata.

Sementara untuk kamu yang menggunakan kendaraan umum, bisa naik angkutan kota menuju Prambanan atau bus Trans Jogja yang memilik pemberhentian di halte Candi Prambanan. Lalu, teruskan dengan naik ojek ke Candi Ratu Boko.

4. Fasilitas yang Ada di Candi Ratu Boko Jogja

Fasilitas yang ditawarkan di Situs Ratu Boko untuk para wisatawan sudah cukup lengkap, diantaranya ada :

  • Mushola
  • Papan Informasi
  • Toko Souvenir
  • Rumah Makan
  • Gazebo
  • Area Parkir
  • Toilet

5. View di Candi Ratu Boko Jogja

View sunset di Candi Ratu Boko Jogja ini menjadi buruan para pengunjung. Sorot matahari yang perlahan tenggelam, mengarah ke Komplek Ratu Boko, menimbulkan siluet yang cantik.

Pemandangan Senja di Candi Ratu Boko
foto: instagram.com/jogja_event_tour

Saking cantiknya pemandangan yang ada di candi ratu boko ini, biasanya banyak orang memanfaatkannya untuk berfoto pre-wedding. Namun, tak jarang juga banyak rombongan keluarga yang datang untuk menikmati senja.

Menikmati sunset view di candi ratu boko
foto: instagram.com/jogjajateng

Nah, itu dia ulasan soal Candi Ratu Boko Jogja. Segera atur jadwal liburanmu dan jangan lupa mampir ke sini ya…

Putri Aprilia Seorang yang suka berimajinasi :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *