setapaklangkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Telusur Jejak Peradaban Wisata Candi Prambanan

Wisata Candi Prambanan kala malam

Sebagai salah satu situs warisan dunia yang masih bisa kita saksikan sampai saat ini, Candi Prambanan tentu memiliki segudang daya tarik yang mampu mengundang decak kagum dari siapa saja yang melihatnya.

Berikut pembahasan lengkap tentang desinasi wisata candi Prambanan.

1. Sejarah Candi Prambanan

Arsitektur megah tinggalan Kerajaan Mataram Kuno ini, tampak berdiri gagah seakan memberi isyarat bahwa ia merupakan produk nenek moyang yang mempunyai teknologi seni bercita-rasa tinggi. Selain itu, beragam motif ragam hias yang dipahatkan juga tak bisa dianggap remeh.

Sebagai miniatur jagad raya yang dipercaya dalam konsep Hinduisme, Candi Prambanan dibangun dengan penuh kematangan rekonstruksi yang bisa dijumpai dalam berbagai motif hias yang tergambar rapi di beberapa sudut candi. Objek wisata Candi Prambanan ini, menjadi candi Hindu terbesar serta termegah yang dibangun pada peradaban Jawa kuno. Candi Prambanan memiliki sejarah yang berawal dari Sri Maharaja Rakai Pikatan sebagai bentuk tandingan candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang terletak tak jauh dari Prambanan.

2. Wisata Candi Prambanan

Meskipun telah berkunjung ke wisata candi Prambanan ini beberapa kali, namun rasa bosan seolah tak pernah datang menghinggapi. Yang ada malah rasa untuk singgah kembali ke kompleks candi yang terletak di perbatasan dua provinsi ini sebagai salah satu objek wisata di Sleman Jogja pilihan.

Dari beberapa pengalaman berkunjung ke tempat wisata Candi Prambanan yang paling menarik adalah ketika bisa menyaksikan candi yang bernama asli Siwagrha ini saat malam hari. Pada waktu itu, kita bisa mengalami pengalaman wisata yang amatlah berharga tersebut pada malam bulan purnama bertepatan dengan Abhiseka Candi Prambanan yang ke-1163.

Wisata Menarik Lainnya :  HTM, Fasilitas, Rute Menuju Museum Affandi Yogyakarta

Hal ini bisa dilakukan karena penulis (Candrika Ilham Wijaya) menjadi volunteer dalam acara tersebut sehingga bisa berwisata sekaligus menyaksikan acara yang sangatlah langka tersebut.

Abhiseka Candi Prambanan sendiri merupakan sebuah acara peringatan pendirian Candi Prambanan ke-1163 yang didasarkan atas Prasasti Siwagrha (856 M) yang berkisah tentang pendirian bangunan suci Siwagrha atau sekarang yang sekarang kita kenal sebagai Candi Prambanan.

Ketika kita mulai menginjakkan kaki di kompleks wisata Candi Prambanan, suguhan pertama yang terlihat dari kejauhan adalah adanya tumpukan batu andesit menjulang yang ditata menawan sedemikian rupa. Dari tumpukan batu tersebut yang menjadi candi utama adalah Candi Siwa yang diapit oleh Candi Wisnu dan Candi Brahma yang melambangkan Trimurti.

Selain itu, juga bisa dijumpai candi pendamping yang berada di depan candi induk serta berbagai candi perwara yang mengitari candi utama. Ditambah dengan banyaknya relief yang tergambar, yang paling terkenal adalah adanya Arca Durgamahisasuramardini atau penduduk biasa mengenalnya sebagai Rara Jonggrang. Sungguh suatu bentuk hasil budaya yang menganggumkan.

3. Sunset di Candi Prambanan

Wisata Candi Prambanan kala petang
foto: Candi Prambanan kala petang

Sebelum petang datang, kita bisa masuk ke dalam candi dan melihat keelokan arsitektur yang dibangun sekitar abad ke-9 ini. Ditambah dengan suguhan sunset dengan latar belakang panorama di area Candi Prambanan, tentu akan bisa membawa bayangan kejayaan Kerajaan Mataram Kuno atau Medang ke masa sekarang.

Ketika temaram malam mulai tiba, rangkaian Abhiseka pun mulai tunjukkan geliatnya. Dari mulai upacara keagamaan hingga beragam kesenian pun ditampilkan di halaman Candi Prambanan. Tari-tarian dan pertunjukkan wayang beber dipentaskan sebagai bentuk nguri-uri budaya tradisional yang ada.

Sebagai acara yang baru berlangsung pertama kali tentunya kesan sakral begitu terasa karena adanya upacara suci dari umat Hindu yang dilakukan tepat di malam purnama. Seketika bayangan akan ramainya Siwagrha pada masa kejayaannya kembali hadir di tengah pelupuk mata. Dengan kompleksitas yang ada, tak heran objek wisata Candi Prambanan bukan hanya dikenal sebagai candi biasa, akan tetapi pada masa itu sudah berpredikat sebagai candi negara sehingga bisa dibayangkan bahwa dulu bila ada perayaan keagamaan tentu hanya golongan atas yang bisa masuk ke dalam kawasan Siwagrha ini.

Selain itu, hal yang perlu digaris bawahi dalam Abhiseka ini adalah meskipun berbeda agama dalam hal ini kental agama Hindu Budha, akan tetapi rasa toleransi masih tetap dijunjung tinggi. Satu hal yang pasti bahwa tidak ada sekat dalam membantu sesama dan memanusiakan manusia.

Wisata Menarik Lainnya :  "Menyelami" 9 Wisata Lasem dengan Kompleksitasnya

Sejarah Candi Prambanan memang menyimpan segenap jejak peradaban yang bisa membuat siapa saja takjub olehnya. Suatu pelajaran berharga yang perlu untuk terus dipelihara oleh segenap manusia Indonesia.

Artikel serta dokumentasi telah melalui editoring tim Setapak Langkah dikirim oleh: Candrika Ilham Wijaya (@candrikawijaya)
setapaklangkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *