Setapak Langkah – 18 Agustus 2026 | SeaBank mencatat peningkatan signifikan pada aktivitas intermediasi kredit pada kuartal terakhir. Penyaluran kredit tumbuh 53,1 % secara tahunan (YoY) menjadi Rp 39,81 triliun, menandakan percepatan permintaan kredit di tengah pemulihan ekonomi.
Selain pertumbuhan kredit, bank ini berhasil menghasilkan laba bersih sebesar Rp 749,26 miliar, menunjukkan profitabilitas yang kuat setelah periode sebelumnya yang lebih modest.
Faktor pendorong pertumbuhan
- Ekspansi jaringan layanan digital yang mempermudah akses nasabah.
- Kebijakan suku bunga yang kompetitif, menarik segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
- Peningkatan kepercayaan konsumen setelah stabilnya inflasi dan pasar tenaga kerja.
Data utama kuartal
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Penyaluran Kredit | Rp 39,81 triliun |
| Pertumbuhan YoY | 53,1 % |
| Laba Bersih | Rp 749,26 miliar |
Dengan kinerja ini, SeaBank diperkirakan akan terus memperkuat posisinya di pasar perbankan digital, khususnya dalam segmen kredit konsumen dan UMKM. Analisis para pakar menilai bahwa kemampuan bank dalam mengelola risiko kredit serta inovasi produk akan menjadi kunci keberlanjutan pertumbuhan.