Setapak Langkah – 31 Juli 2026 | Polda Jawa Tengah (Jateng) membuka penyelidikan resmi terkait kematian seorang cadet Akademi Kepolisian (Akpol) berusia 19 tahun, bernama AMM, yang ditemukan tewas setelah terjun dari Gedung Werving Hoegeng, Kompleks Akpol. Kejadian ini terjadi pada hari pembukaan program pendidikan di gedung tersebut.
Tim penyidik Polda Jateng telah melakukan serangkaian langkah untuk mengungkap penyebab kematian, antara lain:
- Mengamankan lokasi kejadian dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar gedung.
- Mewawancarai saksi mata, termasuk rekan-rekan cadet dan petugas keamanan.
- Mengirimkan jenazah ke rumah sakit forensik untuk pemeriksaan otopsi.
- Mengumpulkan data medis dan psikologis AMM untuk menilai kemungkinan tekanan mental.
- Berkoordinasi dengan pihak akademik Akpol untuk meninjau prosedur keamanan pada acara serupa.
Hasil otopsi sementara menunjukkan tidak ada luka mematikan selain yang konsisten dengan jatuh dari ketinggian, sehingga pihak berwenang masih mempertimbangkan kemungkinan bunuh diri. Namun, Polda Jateng menegaskan bahwa semua kemungkinan, termasuk kecelakaan atau tindakan kriminal, akan diusut secara menyeluruh.
Pihak Akademi Kepolisian juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga AMM serta menegaskan komitmen untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan mental cadet selama proses pendidikan.