Setapak Langkah – 10 Juli 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah pertemuan internal menegaskan bahwa tim nasional sepak bola Indonesia memiliki potensi untuk berada di peringkat B50 dunia. Meski demikian, beliau juga mengakui bahwa langkah menuju kualifikasi Piala Dunia masih menjadi tantangan besar yang belum dapat diatasi.
Dalam usahanya mencari solusi, Presiden Prabowo menyoroti peran Erick Thohir, Menteri BUMN sekaligus mantan pemilik klub sepak bola, sebagai sosok kunci yang dapat menggerakkan sinergi antara sektor publik, swasta, dan organisasi sepak bola. Prabowo berharap Thohir dapat memfasilitasi:
- Peningkatan fasilitas latihan dan stadion yang memenuhi standar FIFA.
- Pembentukan akademi pemain berbasis wilayah yang terintegrasi dengan klub profesional.
- Pengembangan program pelatihan pelatih dan ofisial pertandingan yang berstandar internasional.
Berikut ini rangkuman langkah strategis yang diusulkan dalam rapat tersebut:
| Bidang | Strategi Utama | Target Tahun |
|---|---|---|
| Infrastruktur | Pembangunan 10 stadion berstandar AFC | 2028 |
| Pengembangan Talenta | 10 akademi daerah dengan kurikulum FIFA | 2026 |
| Manajemen | Reformasi struktur PSSI dan transparansi keuangan | 2025 |
Prabowo juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat luas, baik dalam bentuk menonton pertandingan, mendukung klub lokal, maupun berpartisipasi dalam program grassroots. Ia menutup pertemuan dengan harapan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat proses transformasi sepak bola Indonesia, sehingga suatu hari nanti negara ini tidak hanya berada di peringkat B50, tetapi juga mampu bersaing di panggung Piala Dunia.