Setapak Langkah – 07 Juli 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, untuk menandatangani delapan perjanjian kerja sama strategis. Pertemuan ini menandai peningkatan hubungan dua negara yang telah berlangsung lama, khususnya di bidang pertahanan, teknologi, dan ekonomi.
Berbagai agenda dibahas dalam rangka memperkuat kemitraan bilateral, termasuk peningkatan pertukaran militer, kolaborasi riset teknologi, serta pengembangan infrastruktur. Kedua pemimpin menegaskan komitmen masing-masing untuk memperluas kerjasama yang saling menguntungkan.
Berikut adalah delapan bidang kerja sama yang diproyeksikan akan ditandatangani:
- Kerja sama pertahanan: pembelian peralatan militer, latihan bersama, dan pertukaran intelijen.
- Pengembangan teknologi informasi: kolaborasi dalam keamanan siber, kecerdasan buatan, dan startup digital.
- Energi terbarukan: proyek bersama di bidang tenaga surya dan angin.
- Transportasi dan logistik: pembangunan jalur kereta api dan pelabuhan.
- Pariwisata: promosi destinasi wisata kedua negara serta program visa mudah.
- Pendidikan dan budaya: pertukaran pelajar, beasiswa, dan program kebudayaan.
- Perdagangan barang dan jasa: pengurangan tarif, serta peningkatan ekspor-impor produk pertanian dan manufaktur.
- Riset kesehatan: kolaborasi dalam penelitian vaksin, farmasi, dan penanggulangan penyakit menular.
Para analis menilai bahwa penandatanganan kesepakatan ini akan memperkuat posisi Indonesia dan India di kancah geopolitik regional, sekaligus membuka peluang investasi baru bagi sektor swasta. Kedua negara berharap kerja sama ini dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan serta meningkatkan keamanan bersama di kawasan Indo-Pasifik.
Pertemuan ini juga dipandang sebagai langkah strategis dalam menanggapi dinamika politik dan ekonomi global, termasuk persaingan teknologi dan tantangan keamanan maritim. Dengan menandatangani delapan perjanjian tersebut, Indonesia dan India berkomitmen untuk menjadikan hubungan bilateral lebih komprehensif dan berkelanjutan.