Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Pasar valuta Indonesia menunjukkan tanda‑tanda penguatan pada 26 Juni 2026, dipicu oleh sentimen positif terkait kebijakan pemerintah dalam menanggapi gejolak geopolitik global sejak Februari 2026.
Sejak awal tahun, konflik di wilayah Eurasia, fluktuasi harga komoditas, serta ketegangan perdagangan antara blok ekonomi utama menimbulkan ketidakpastian bagi investor asing. Pemerintah Indonesia menanggapi situasi ini dengan memperkuat koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, serta meningkatkan cadangan devisa untuk menstabilkan nilai tukar.
Langkah‑langkah kebijakan yang diambil antara lain: penyesuaian suku bunga acuan, intervensi pasar spot melalui penjualan dolar, dan peluncuran paket stimulus untuk memperkuat sektor ekspor. Kebijakan ini dipandang dapat menurunkan tekanan jual Rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar.
Berikut ini adalah pergerakan nilai tukar USD/IDR selama lima hari terakhir:
| Tanggal | USD/IDR | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| 22 Juni 2026 | 14 950 | -0,12 |
| 23 Juni 2026 | 14 945 | -0,03 |
| 24 Juni 2026 | 14 938 | -0,05 |
| 25 Juni 2026 | 14 935 | -0,02 |
| 26 Juni 2026 | 14 930 | -0,03 |
Data di atas menunjukkan tren penurunan nilai tukar, yang mengindikasikan penguatan Rupiah. Analis pasar memperkirakan bahwa jika kondisi geopolitik tetap stabil dan pemerintah melanjutkan kebijakan intervensi yang tepat, Rupiah dapat menguat lebih lanjut menuju level 14 900 per dolar dalam beberapa minggu ke depan.