Setapak Langkah – 22 Juni 2026 | Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung mengeluarkan pernyataan bahwa harga kebutuhan pokok bagi masyarakat tetap berada pada tingkat yang relatif stabil selama beberapa minggu terakhir. Data ini diambil dari hasil pemantauan harga di pasar tradisional, pasar modern, dan swalayan di beberapa kecamatan kota Bandung.
Monitoring dilakukan setiap hari kerja, mencakup sembilan komoditas utama yang biasanya menjadi belanja rumah tangga, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging sapi, sayuran hijau, buah-buahan, bawang merah, dan cabai merah.
Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar komoditas mengalami fluktuasi minor, tidak melebihi ±2% dibandingkan harga pada minggu sebelumnya. Hanya dua item, yaitu cabai merah dan bawang merah, menunjukkan kenaikan sedikit di atas 3% akibat faktor cuaca dan pasokan.
Disdagin menegaskan bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan tidak akan menimbulkan beban signifikan bagi konsumen. Pemerintah kota terus melakukan koordinasi dengan pedagang dan pemasok untuk menjaga keseimbangan pasokan serta mencegah spekulasi harga.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, [Nama Kepala] menyatakan komitmen untuk terus memantau harga secara intensif dan siap mengambil langkah cepat bila ada indikasi lonjakan harga.
| Komoditas | Perubahan Harga |
|---|---|
| Beras | +0,5% |
| Gula Pasir | +0,2% |
| Minyak Goreng | -0,3% |
| Telur Ayam | +0,8% |
| Cabai Merah | +3,5% |
| Bawang Merah | +3,2% |
Masyarakat diimbau untuk tetap mengamati harga dan melaporkan ke Disdagin bila menemukan praktik penjualan yang tidak wajar.