Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Amanah Aceh, melalui Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat, meluncurkan program kolaboratif yang mengajak warga lokal terlibat aktif dalam budidaya dan pemasaran melon varietas Golden Alisha. Program ini bertujuan meningkatkan pendapatan petani, memperluas pasar, dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Aceh.
Melon Golden Alisha dikenal memiliki rasa manis, daging berwarna kuning keemasan, dan masa panen yang relatif singkat, sehingga menjadi komoditas yang menarik bagi petani dan konsumen. Dengan dukungan institusi, diharapkan produksi melon ini dapat menembus pasar domestik sekaligus ekspor.
Langkah-langkah pelaksanaan program
- Penyuluhan teknik budidaya modern, meliputi pemilihan bibit unggul, penyiapan lahan, dan pemupukan terarah.
- Penyediaan bibit Golden Alisha secara gratis atau bersubsidi bagi petani yang berpartisipasi.
- Pembentukan kelompok tani untuk memudahkan pertukaran informasi dan pemantauan hasil panen.
- Pelatihan pasca-panen yang mencakup pemilahan, pengemasan, dan penyimpanan yang meminimalkan kerusakan.
- Pembentukan jaringan pemasaran bersama, termasuk penjualan ke pasar tradisional, supermarket, dan platform daring.
Proyeksi hasil produksi
| Wilayah | Luas lahan (ha) | Produktivitas (ton/ha) | Estimasi produksi (ton) |
|---|---|---|---|
| Gayo Lues | 50 | 18 | 900 |
| Aceh Besar | 30 | 20 | 600 |
| Pidie Jaya | 20 | 19 | 380 |
Dengan total estimasi produksi mendekati 1.880 ton per musim tanam, program ini diharapkan dapat menambah pendapatan petani rata‑rata Rp 3–4 juta per hektar dibandingkan komoditas konvensional.
Pemerintah daerah serta pihak swasta juga turut berperan dalam menyediakan fasilitas pengolahan dan logistik, sehingga rantai nilai melon Golden Alisha menjadi lebih efisien. Keberlanjutan program akan dipantau melalui evaluasi triwulanan, dan peserta yang berhasil menunjukkan peningkatan produktivitas akan mendapatkan insentif tambahan.
Keberhasilan inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat citra pertanian Aceh sebagai pusat produksi buah berkualitas tinggi di Indonesia.