Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Pertandingan antara Belanda dan Swedia yang dijadwalkan dalam fase lanjutan kualifikasi menjadi sorotan utama karena kedua tim berada dalam posisi yang menuntut kemenangan untuk memperkuat peluang melaju ke putaran berikutnya. Kedua skuad diprediksi akan menurunkan formasi yang seimbang, mengandalkan pemain-pemain inti yang telah menunjukkan performa konsisten pada laga-laga sebelumnya.
Formasi dan susunan pemain Belanda diperkirakan akan menggunakan formasi 4-3-3 dengan susunan berikut:
- Penjaga gawang: Bart Verbruggen
- Bek kanan: Denzel Dumfries
- Bek tengah: Virgil van Dijk dan Matthijs de Ligt
- Bek kiri: Daley Blind
- Gelandang bertahan: Frenkie de Jong
- Gelandang tengah: Ryan Gravenberch
- Gelandang serang: Steven Bergwijn
- Penyerang kanan: Steven Bergwijn (jika tidak mengisi posisi tengah)
- Penyerang tengah: Luuk de Jong
- Penyerang kiri: Cody Gakpo
Barisan ini menonjolkan kekuatan di lini belakang dengan kombinasi pengalaman van Dijk dan de Ligt, sementara de Jong dan Gakpo diharapkan menjadi ancaman utama di lini serang.
Formasi dan susunan pemain Swedia diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan susunan berikut:
- Penjaga gawang: Robin Olsen
- Bek kanan: Alexander Isak (alternatif) atau John Guidetti (jika dipindah ke posisi bek)
- Bek tengah: Victor Lindelöf dan Jonas Olsson
- Bek kiri: Kristoffer Olsson
- Gelandang bertahan: Emil Krafth dan Albin Ekdal
- Gelandang serang kanan: Dejan Kulusevski
- Gelandang serang tengah: Zlatan Ibrahimović (jika kembali terpilih) atau Isaac Kiese Thelin
- Gelandang serang kiri: Marcus Berg
- Penyerang tunggal: Alexander Isak
Swedia mengandalkan kombinasi antara kecepatan sayap Kulusevski dan pengalaman Ibrahimović di depan gawang lawan. Lindelöf dan Ekdal diharapkan memberikan kestabilan di lini tengah, sementara Olsen menjadi penentu dalam duel satu lawan satu.
Taruhan kemenangan
Kedua tim berada pada posisi yang menuntut tiga poin untuk mengamankan tempat di babak berikutnya. Bagi Belanda, kemenangan akan menegaskan dominasi mereka di grup dan mengurangi tekanan pada laga terakhir. Sementara bagi Swedia, tiga poin berarti menghindari ketergantungan pada hasil pertandingan lain dan membuka peluang masuk ke playoff.
Secara taktik, Belanda diperkirakan akan mengandalkan permainan menyerang lewat sayap kanan dan kiri, memanfaatkan kecepatan Dumfries serta kemampuan crossing Gakpo. Swedia, di sisi lain, akan menyiapkan serangan balik cepat dengan Isak sebagai ujung tombak, didukung oleh kreativitas Kulusevski.
Jika Belanda berhasil mengendalikan tempo permainan dan menahan serangan balik Swedia, peluang mereka untuk meraih tiga poin akan semakin besar. Namun, jika Swedia mampu menahan tekanan di lini belakang dan memanfaatkan peluang lewat serangan cepat, hasilnya bisa berbalik.
Dengan tekanan tinggi dari kedua belah pihak, pertandingan ini diprediksi akan menjadi laga yang intens, penuh aksi, dan menjadi penentu utama bagi langkah selanjutnya dalam kompetisi.