Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | BPDP (Badan Pengembangan Perkebunan) meluncurkan serangkaian inisiatif untuk membantu UMKM perkebunan meningkatkan kelas produksi melalui inovasi produk. Program ini menekankan pentingnya menambah nilai pada hasil perkebunan seperti kakao, kelapa, dan kelapa sawit, sehingga tidak lagi dianggap sekadar komoditas mentah.
Beberapa langkah utama yang diambil antara lain:
- Penyuluhan teknik pengolahan lanjutan untuk menghasilkan produk bernilai tambah, misalnya cokelat berbasis kakao lokal atau minyak kelapa murni.
- Pemberian bantuan dana hibah dan kredit bersubsidi bagi UMKM yang mengadopsi teknologi baru.
- Penyediaan fasilitas inkubasi produk, termasuk laboratorium pengujian mutu dan ruang produksi berskala kecil.
- Pengembangan jaringan pemasaran digital untuk mempermudah akses ke pasar domestik maupun internasional.
Selain itu, BPDP bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas untuk melakukan riset pengembangan varietas unggul serta formula produk inovatif. Contohnya, pengembangan varietas kakao dengan kandungan flavonoid tinggi yang dapat diproses menjadi bahan baku makanan fungsional.
Target jangka pendek program ini adalah meningkatkan pendapatan rata‑rata UMKM perkebunan sebesar 20 % dalam dua tahun pertama. Pada jangka panjang, diharapkan terbentuk ekosistem industri perkebunan yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global produk agro‑food.
Dengan fokus pada inovasi dan nilai tambah, BPDP berupaya menjadikan UMKM perkebunan tidak hanya sebagai penyedia bahan mentah, melainkan juga sebagai produsen barang jadi yang kompetitif.