Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | Di tengah stigma golf sebagai olahraga eksklusif, sebuah sekolah swasta di Tangerang Selatan berhasil mengubah persepsi tersebut dengan menjadikan golf sebagai bagian dari program ekstrakurikuler. Binus School Serpong, yang dikenal dengan kurikulum berbasis teknologi dan inovasi, menambahkan golf ke dalam pilihan kegiatan di luar jam pelajaran, menjadikannya sarana bagi siswa untuk mengembangkan jaringan sosial dan kemampuan kepemimpinan.
Program ini tidak hanya menekankan teknik memukul bola, melainkan juga menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan etika bisnis yang dapat diterapkan di dunia kerja. Melalui latihan reguler di lapangan golf yang berlokasi tidak jauh dari sekolah, siswa belajar mengatur strategi, mengelola tekanan, serta berinteraksi dengan sesama peserta yang berasal dari berbagai latar belakang.
Berikut beberapa manfaat yang diharapkan dari ekskul golf ini:
- Pengembangan jaringan relasi: Golf dikenal sebagai arena bisnis informal, sehingga siswa dapat memperluas jaringan sejak dini.
- Keterampilan kepemimpinan: Mengelola tim dalam turnamen mengajarkan koordinasi dan pengambilan keputusan.
- Disiplin waktu dan fokus: Latihan rutin membantu siswa menyeimbangkan akademik dan kegiatan ekstra.
- Kesempatan beasiswa: Prestasi di bidang golf dapat membuka peluang beasiswa di perguruan tinggi atau klub olahraga.
Selain manfaat individual, sekolah berharap ekskul ini dapat memperkuat citra institusi sebagai pelopor inovasi dalam pendidikan non‑akademik. Kepala Sekolah Binus School Serpong menyatakan, “Kami ingin memberi pengalaman yang tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga menyiapkan siswa menghadapi tantangan dunia profesional melalui olahraga yang menuntut etika dan strategi tinggi.”
Dengan dukungan fasilitas lengkap, pelatih bersertifikat, dan kolaborasi dengan lapangan golf lokal, program ini siap menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain di Indonesia yang ingin mengintegrasikan olahraga elit ke dalam kurikulum ekstrakurikuler secara inklusif.