Setapak Langkah – 04 Juni 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) hari ini menegaskan bahwa layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengalami penghentian dana dan tetap beroperasi secara penuh. Pernyataan tersebut diberikan setelah beredar rumor yang menyatakan bahwa alokasi anggaran untuk program tersebut telah dihentikan.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, juru bicara BGN menjelaskan bahwa program MBG masih mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. Dana yang dialokasikan untuk tahun anggaran berjalan masih mencukupi untuk menyalurkan bantuan makanan bergizi kepada keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Berikut ini poin-poin penting yang disampaikan oleh BGN:
- Program MBG tetap berlanjut hingga akhir tahun fiskal dengan alokasi anggaran yang telah disetujui.
- Target penerima manfaat tahun ini diperkirakan mencapai 10 juta keluarga.
- Distribusi bantuan makanan bergizi dilakukan melalui jaringan posyandu, puskesmas, dan lembaga sosial lokal.
- Pengawasan penggunaan dana dilakukan secara ketat melalui audit internal dan eksternal.
- BGN akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan keberlangsungan program.
BGN menegaskan bahwa segala informasi yang menyebutkan penghentian dana program MBG tidak memiliki dasar faktual. Pihak BGN juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari kepanikan di kalangan penerima manfaat.
Selanjutnya, BGN berkomitmen meningkatkan kualitas gizi balita dan ibu hamil melalui penyediaan pangan bergizi yang terjangkau serta edukasi pola makan sehat.