Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Kementerian Pertahanan Republik Indonesia mengumumkan bahwa kapal induk pertama bangsa ini akan segera dikirim dari Italia. Pengiriman ini menandai langkah penting dalam upaya memperkuat kemampuan maritim dan pertahanan negara.
Kapal induk tersebut, yang dibangun oleh perusahaan galangan kapal Italia, diperkirakan akan tiba di pelabuhan Indonesia pada kuartal pertama 2025. Proses pengiriman dipercepat dengan koordinasi intensif antara Kementerian Pertahanan, Biro Pengadaan, dan pihak produsen di Italia.
Berikut ini beberapa tahapan utama yang sedang dipercepat untuk memastikan kapal dapat beroperasi sesegera mungkin:
- Seleksi dan pelatihan awak kapal, termasuk pilot pesawat tempur dan personel teknis, yang sedang berlangsung di Italia dan Indonesia.
- Pengiriman peralatan pendukung, seperti sistem radar, komunikasi, dan persenjataan, yang diangkut terpisah melalui kapal kargo.
- Uji coba laut (sea trial) di perairan Mediterania sebelum kapal berlayar ke Asia.
- Penerimaan dokumen legal dan sertifikasi keselamatan yang diperlukan oleh otoritas maritim Indonesia.
- Persiapan infrastruktur pelabuhan dan fasilitas perawatan di Surabaya sebagai basis operasional utama.
Spesifikasi teknis kapal induk ini mencakup panjang lebih dari 250 meter, lebar sekitar 30 meter, dan daya dorong yang memungkinkan kecepatan maksimal 28 knot. Kapal ini dirancang untuk menampung hingga 30 pesawat, termasuk pesawat tempur generasi terbaru serta helikopter anti‑kapal.
Keberadaan kapal induk pertama Indonesia diharapkan dapat meningkatkan jangkauan operasional Angkatan Laut, memperkuat pertahanan kedaulatan wilayah laut, serta mendukung operasi keamanan maritim di wilayah Indo‑Pasifik yang semakin kompetitif.
Pemerintah juga menekankan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program modernisasi alutsista yang lebih luas, dengan alokasi anggaran yang signifikan serta dukungan dari lembaga keuangan internasional.