Setapak Langkah – 02 Juni 2026 | Jepang mengumumkan peluncuran penyelidikan anti-dumping terhadap sejumlah produk baja utama yang diimpor dari Republik Rakyat China dan Korea Selatan. Langkah ini diambil oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) setelah menerima keluhan dari produsen baja domestik yang menuding adanya praktik penjualan dengan harga di bawah nilai wajar.
Penelitian akan mencakup tiga jenis produk baja utama: baja gulungan panas (hot-rolled coil), baja gulungan dingin (cold-rolled coil), dan baja struktural. Pemeriksaan akan menilai apakah harga ekspor dari kedua negara tersebut berada di bawah harga normal di pasar domestik atau internasional, serta menghitung margin dumping yang potensial.
- Produk yang diselidiki: Hot‑rolled coil, cold‑rolled coil, dan baja struktural.
- Negara asal: China dan Korea Selatan.
- Periode penyelidikan awal: 12 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan.
Jika METI menemukan adanya dumping, Jepang dapat memberlakukan tarif antidumping tambahan yang dapat mencapai 30% hingga 45% tergantung pada besarnya margin dumping yang teridentifikasi. Kebijakan ini diharapkan melindungi produsen baja dalam negeri serta menjaga kestabilan harga di pasar domestik.
Langkah anti-dumping ini muncul di tengah ketegangan perdagangan global dan upaya Jepang untuk menyeimbangkan surplus perdagangan dengan negara‑negara Asia. Pemerintah China dan Korea Selatan belum memberikan komentar resmi, namun diperkirakan mereka akan meninjau keputusan tersebut melalui jalur WTO bila tarif tambahan diberlakukan.
Pengamat ekonomi menilai bahwa penyelidikan ini dapat menambah tekanan pada industri baja China, yang selama beberapa tahun terakhir mengalami penurunan permintaan di pasar internasional. Di sisi lain, produsen baja Jepang berharap dapat mengembalikan pangsa pasar yang telah berkurang akibat harga impor yang lebih rendah.
| Produk | Margin Dumping (perkiraan) | Tarif Antidumping (maksimum) |
|---|---|---|
| Hot‑rolled coil | 25‑35% | 30‑40% |
| Cold‑rolled coil | 20‑30% | 25‑35% |
| Baja struktural | 15‑25% | 20‑30% |
Dengan penyelidikan yang masih dalam tahap awal, hasil akhir diperkirakan akan diumumkan pada akhir 2024. Keputusan akhir akan memengaruhi alur perdagangan baja di kawasan Asia Timur dan dapat menjadi contoh bagi negara lain yang mempertimbangkan langkah serupa.