Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa perayaan Waisak tahun ini dapat dijadikan sumber inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dalam memperkokoh persatuan nasional. Dalam sambutannya, Prabowo menekankan nilai-nilai kebajikan, kedamaian, dan toleransi yang terkandung dalam ajaran Buddha sebagai landasan moral bagi Indonesia yang beragam.
Waisak, yang diperingati pada tanggal 22 Mei 2024, menandai kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha. Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum keagamaan bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk merefleksikan semangat persaudaraan dan saling menghormati.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan oleh Presiden Prabowo:
- Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam upacara Waisak dapat menjadi contoh nyata bagi semua golongan, suku, dan agama.
- Nilai toleransi dan perdamaian yang terkandung dalam ajaran Buddha sejalan dengan Pancasila sebagai dasar negara.
- Persatuan bangsa harus terus dipelihara melalui dialog antarumat beragama dan penghargaan terhadap warisan budaya bersama.
Presiden juga mengajak seluruh pemimpin daerah, tokoh agama, serta masyarakat luas untuk menjadikan perayaan Waisak sebagai ajang memperkuat rasa kebangsaan. Ia menegaskan bahwa Indonesia yang kuat adalah Indonesia yang mampu menyalurkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, kepedulian, dan keadilan kepada semua warga.
Dengan semangat tersebut, diharapkan perayaan Waisak tahun ini tidak hanya menjadi seremonial keagamaan, melainkan juga sarana mempererat jalinan persaudaraan antarumat beragama serta meningkatkan rasa memiliki terhadap tanah air.