Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | ANTARA – Pada hari ini, 21 prajurit Satgas Penjagaan Perbatasan (Pamtas) RI‑Malaysia yang tergabung dalam Yonif Kavaleri 13/Satya Lembuswana melakukan tugas pengamanan di Pos Labang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Penempatan ini merupakan bagian dari upaya bersama kedua negara untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan yang strategis.
Pos Labang terletak di perbatasan langsung dengan wilayah Sarawak, Malaysia. Lokasi ini sering menjadi jalur lintas manusia dan barang, sehingga memerlukan kehadiran militer yang sigap. Prajurit‑prajurit yang ditempatkan di pos ini melaksanakan patroli rutin, inspeksi dokumen, serta koordinasi dengan aparat perbatasan Malaysia melalui mekanisme bilateral yang telah disepakati.
- Jumlah personel: 21 orang
- Satuan: Satgas Pamtas RI‑Malaysia, Yonkav 13/Satya Lembuswana
- Tugas utama: Pengawasan, pencegahan penyelundupan, dan penegakan hukum lintas batas
Selama pelaksanaan tugas, prajurit menegaskan semangat “siap siaga” yang menjadi moto utama mereka. Mereka menyatakan bahwa keberadaan di pos perbatasan bukan sekadar penugasan rutin, melainkan wujud komitmen menjaga kedaulatan negara dan melindungi warga setempat dari ancaman kriminalitas.
Kerjasama bilateral antara TNI‑AD dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) juga terus diperkuat melalui pertukaran intelijen, latihan bersama, dan pertemuan rutin di pos perbatasan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas respons terhadap potensi ancaman serta mempererat hubungan persahabatan kedua negara.
Keberhasilan Satgas Pamtas di Pos Labang menjadi contoh konkret bagaimana sinergi militer dan aparat perbatasan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi perkembangan ekonomi serta mobilitas masyarakat di kawasan perbatasan.