Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mengumumkan percepatan penanganan tanggul saluran irigasi yang mengalami jebol di Desa Gemuruh. Kerusakan tanggul tersebut berdampak pada penurunan debit air irigasi, mengancam produktivitas lahan pertanian seluas lebih dari 1.200 hektar yang bergantung pada jaringan tersebut.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Banjarnegara menyiapkan rencana aksi yang meliputi lima tahap utama:
- Survei teknis: Tim ahli teknik sipil melakukan inspeksi menyeluruh selama tiga hari untuk mengidentifikasi titik-titik kritis yang harus diperbaiki.
- Mobilisasi tenaga kerja: Penambahan tenaga kerja lokal sebanyak 120 orang, termasuk tukang batu, operator alat berat, dan tenaga pengawas.
- Pengadaan material: Pengadaan pasir, batu split, dan geotekstil dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,4 miliar.
- Pembangunan ulang tanggul: Pelaksanaan perbaikan dimulai pada 5 Mei 2024 dan diperkirakan selesai dalam tiga minggu.
- Monitoring dan evaluasi: Pengawasan intensif selama enam bulan pertama untuk memastikan kinerja struktural dan kualitas aliran air.
Berikut rangkuman anggaran dan jadwal pelaksanaan:
| Komponen | Estimasi Biaya (Rp) | Waktu Penyelesaian |
|---|---|---|
| Survei teknis | 150.000.000 | 1 minggu |
| Pengadaan material | 2.400.000.000 | 2 minggu |
| Pekerjaan konstruksi | 1.350.000.000 | 3 minggu |
| Monitoring & evaluasi | 300.000.000 | 6 bulan |
Bupati Banjarnegara, H. Dedi Supriyadi, menegaskan bahwa penyelesaian cepat tanggul irigasi merupakan prioritas untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Ia menambahkan bahwa dana tambahan telah dialokasikan dari APBD 2024 untuk menutup selisih biaya yang muncul.
Petani setempat menyambut baik langkah pemerintah dan berharap aliran air kembali stabil sehingga musim tanam berikutnya dapat berlangsung optimal tanpa hambatan.