Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Dalam sebuah pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Elysee, Paris, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya atas kebijakan luar negeri Prancis yang dianggap sebagai pelopor di antara negara-negara Eropa dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Prabowo menyoroti bahwa Prancis tidak hanya memberikan dukungan diplomatik, melainkan juga mengadvokasi hak-hak rakyat Palestina di berbagai forum internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa. Menurutnya, langkah tersebut memperkuat posisi Prancis sebagai negara yang berani mengambil sikap moral dalam isu-isu global.
Berikut beberapa poin penting yang diungkapkan Prabowo dalam pertemuan tersebut:
- Prancis secara konsisten menentang pendudukan wilayah Palestina dan menyerukan penyelesaian dua negara berdasarkan resolusi internasional.
- Paris menyediakan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina, termasuk bantuan medis, pendidikan, dan infrastruktur dasar.
- Prancis memimpin inisiatif diplomatik di Eropa untuk menggalang dukungan bersama negara-negara anggota Uni Eropa dalam menyuarakan hak-hak Palestina.
Emmanuel Macron menanggapi pujian Prabowo dengan menegaskan kembali komitmen Prancis untuk terus memperjuangkan keadilan dan perdamaian di Timur Tengah. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Indonesia dan Prancis dapat memperluas upaya bersama dalam mengatasi konflik yang berlarut.
Pertemuan ini juga membuka peluang kerjasama lebih luas di bidang pertahanan, energi, dan pendidikan antara kedua negara. Prabowo berharap bahwa semangat solidaritas Prancis dapat menginspirasi negara-negara lain di kawasan Eropa untuk mengambil peran serupa.
Secara keseluruhan, pernyataan Prabowo mencerminkan apresiasi Indonesia terhadap kebijakan luar negeri Prancis yang berani dan progresif, sekaligus menegaskan pentingnya dukungan internasional bagi upaya kemerdekaan Palestina.