Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengungkapkan harapannya agar Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) menjadi platform utama dalam memperluas jaringan kerja sama di sektor pariwisata. Menpar menilai bahwa pameran ini dapat menjadi katalisator bagi destinasi‑destinasi di seluruh Indonesia untuk bertemu dengan mitra potensial, baik domestik maupun internasional.
Beberapa langkah konkret yang direncanakan antara lain:
- Penyediaan sesi matchmaking antara pemerintah daerah, agen perjalanan, dan investor.
- Workshop peningkatan kemampuan pemasaran digital bagi pelaku UMKM pariwisata.
- Pengembangan paket wisata terpadu yang menggabungkan atraksi budaya, alam, dan kuliner.
- Kolaborasi lintas‑regional untuk mempromosikan rute wisata berkelanjutan.
Menpar juga menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan domestik sebesar 12% dalam satu tahun setelah BBTF 2024, serta peningkatan pendapatan sektor pariwisata nasional sebesar Rp 15 triliun. Untuk mencapai target tersebut, kementerian akan memfasilitasi integrasi data destinasi melalui platform digital terpusat, sehingga informasi mengenai akomodasi, transportasi, dan atraksi dapat diakses secara real‑time.
Selain itu, BBTF diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam pasar wisata Asia Tenggara, khususnya dengan menarik minat wisatawan dari negara‑negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dengan menekankan keunikan budaya, keindahan alam, serta kuliner khas, Menpar berharap Indonesia dapat menorehkan pertumbuhan berkelanjutan di sektor pariwisata.
Secara keseluruhan, strategi Menpar melalui BBTF menekankan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat lokal untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih inklusif dan kompetitif.