Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengungkapkan bahwa protein yang terkandung dalam daging kurban memiliki nilai gizi yang sebanding dengan whey protein, suplemen protein yang biasanya dijual dengan harga tinggi. Penemuan ini membuka peluang bagi masyarakat yang menjalankan ibadah kurban untuk memanfaatkan daging tersebut sebagai sumber protein berkualitas, terutama bagi mereka yang ingin menambah massa otot.
Perbandingan Kandungan Protein
- Daging kurban (sapi): sekitar 20-22 gram protein per 100 gram daging segar.
- Whey protein (serbuk): menyediakan 20-25 gram protein per sajian standar (sekitar 30 gram).
- Kedua sumber protein tersebut mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan untuk sintesis otot.
Manfaat Mengonsumsi Daging Kurban untuk Pembentukan Otot
- Protein lengkap: Membantu perbaikan dan pertumbuhan serat otot setelah latihan.
- Kandungan zat besi dan vitamin B12 yang tinggi: Mendukung produksi energi dan transportasi oksigen dalam darah.
- Biaya lebih terjangkau: Daging kurban biasanya disebar secara merata di masyarakat, sehingga lebih ekonomis dibandingkan suplemen komersial.
Untuk memaksimalkan efeknya, pakar gizi menyarankan agar daging kurban diproses dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus tanpa menambahkan lemak berlebih. Konsumsi 150‑200 gram daging kurban per hari, dipadukan dengan latihan beban intensif, dapat memberikan asupan protein yang cukup untuk mendukung pertumbuhan otot pada kebanyakan orang dewasa.
Penting juga untuk memperhatikan kebutuhan protein harian secara keseluruhan. Bagi atlet atau individu yang melakukan latihan berat, kebutuhan protein bisa mencapai 1,6‑2,2 gram per kilogram berat badan. Menggabungkan daging kurban dengan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan atau biji-bijian akan memastikan variasi nutrisi yang lebih lengkap.