Setapak Langkah – 27 Mei 2026 | Kepala Penerangan Koops TNI Angkatan Darat (Habema), Letkol Inf Wirya Artadiguna, mengonfirmasi bahwa empat orang pendulang (penduduk setempat yang membantu operasi) melarikan diri setelah kamp mereka di wilayah Kawe, Kabupaten Nabire, Papua, diserang oleh kelompok bersenjata KKB pada siang hari tadi.
Letkol Wirya menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka serius di antara anggota TNI maupun pendulang, namun kerusakan material pada tenda, perlengkapan komunikasi, dan persediaan makanan cukup signifikan.
- Jumlah pendulang yang melarikan diri: 4 orang
- Waktu serangan: sekitar 13.30 WIB
- Lokasi: Kamp pendulang di Kawe, Kabupaten Nabire, Papua
- Kelompok pelaku: KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata)
- Kerugian material: tenda, perlengkapan radio, dan persediaan logistik
Pihak TNI segera melakukan penanggulangan dengan mengerahkan satuan patroli cepat untuk mengejar pelaku dan memastikan keamanan area sekitar. Operasi pencarian dan penindakan diperkirakan akan berlanjut selama 24 jam ke depan.
Serangan ini menambah daftar insiden keamanan yang terjadi di wilayah Papua akhir-akhir ini, di mana KKB sering melakukan aksi gerilya terhadap pos-pos militer dan fasilitas pendukung. Pemerintah pusat dan daerah menegaskan komitmen untuk meningkatkan perlindungan bagi penduduk sipil serta memperkuat kehadiran militer di daerah rawan konflik.
Letkol Wirya menutup pernyataannya dengan menyerukan kepada pendulang dan warga setempat untuk tetap tenang, melaporkan segala aktivitas mencurigakan, serta bekerjasama dengan aparat keamanan demi terciptanya situasi yang kondusif.