Setapak Langkah – 22 Mei 2026 | Polri menegaskan keberhasilan Jasa Raharja dalam melaksanakan dua operasi penting, yaitu Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025, yang bertujuan memperkuat keamanan serta keselamatan di ruang publik dan jalur transportasi.
Operasi Ketupat 2026 difokuskan pada peningkatan pengawasan dan pencegahan kecelakaan di jalan raya menjelang musim mudik. Jasa Raharja berperan sebagai mitra utama dalam penyediaan layanan darurat, pendataan korban, serta koordinasi penanganan klaim kecelakaan. Beberapa langkah utama yang diambil meliputi:
- Penempatan tim respons cepat di titik rawan kecelakaan.
- Penyuluhan keselamatan berkendara melalui media sosial dan papan reklame.
- Integrasi sistem klaim digital untuk mempercepat proses bantuan kepada korban.
Operasi Lilin Nataru 2025, yang dilaksanakan pada malam pergantian tahun, menitikberatkan pada pengamanan area publik, terutama tempat ibadah dan pusat perbelanjaan. Jasa Raharja berkontribusi dengan menyediakan layanan pertolongan pertama dan asuransi kecelakaan massal. Langkah strategis yang dijalankan antara lain:
- Peningkatan kehadiran petugas medis di lokasi strategis.
- Penyediaan fasilitas pertolongan pertama yang lengkap.
- Pelatihan cepat bagi relawan masyarakat dalam penanganan korban.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dalam pernyataannya menekankan bahwa sinergi antara institusi keamanan dan lembaga asuransi sosial seperti Jasa Raharja merupakan kunci keberhasilan operasi-operasi tersebut. Ia menambahkan bahwa model kolaboratif ini akan dijadikan standar dalam penanganan situasi darurat di masa mendatang.
Keberhasilan kedua operasi ini tidak hanya meningkatkan rasa aman masyarakat, tetapi juga menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan efisiensi proses klaim asuransi. Dengan demikian, Jasa Raharja memperkuat perannya sebagai pilar perlindungan sosial di Indonesia.