Setapak Langkah – 20 Mei 2026 | Seorang penyiar berita, Andrie Yunus, mengalami kerusakan permanen pada mata kanannya setelah disiram cairan kimia keras oleh empat anggota Badan Aksi Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Insiden terjadi pada tanggal 26 Mei 2023 di sebuah lokasi yang belum diumumkan secara resmi.
Berikut kronologi singkat kejadian:
- 26/05/2023 – Andrie Yunus dijemput oleh anggota BAIS untuk keperluan verifikasi data.
- Sesaat setelah tiba, empat anggota BAIS secara bersamaan menyiram air keras ke mata kanan Andrie.
- Setelah kejadian, Andrie segera dilarikan ke RSCM untuk pertolongan medis.
- Dokter RSCM menyatakan bahwa kerusakan pada mata kanan bersifat permanen dan kemungkinan besar tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.
Pihak keluarga Andrie menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan aparat militer tersebut dan menuntut proses hukum yang transparan. Sementara itu, perwakilan BAIS TNI belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.
Kasus ini menimbulkan perdebatan publik mengenai batas penggunaan kekuatan oleh aparat keamanan, khususnya dalam situasi yang melibatkan warga sipil. Organisasi hak asasi manusia menilai tindakan penyiraman air keras sebagai pelanggaran terhadap hak atas keamanan pribadi dan integritas fisik.