Setapak Langkah – 19 Mei 2026 | Kabupaten Bekasi di Provinsi Jawa Barat kini menuntut pembukaan kantor Imigrasi baru demi mempercepat akses layanan publik bagi warganya. Saat ini, mayoritas penduduk harus menempuh jarak jauh ke kantor Imigrasi di Jakarta Selatan atau Depok, yang menyulitkan proses administrasi seperti pembuatan paspor, perpanjangan KTP elektronik, dan pengurusan izin tinggal.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bupati dan Sekretaris Daerah menilai bahwa keberadaan kantor Imigrasi di tingkat kabupaten akan memberikan beberapa manfaat strategis, antara lain:
- Mengurangi beban perjalanan warga yang harus menempuh jarak rata-rata lebih dari 30 kilometer.
- Mempercepat proses pelayanan, mengurangi antrean, dan meningkatkan kepuasan masyarakat.
- Mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan mempermudah mobilitas tenaga kerja dan pelaku usaha.
- Menunjang upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik sesuai agenda desentralisasi.
Pihak pemerintah provinsi Jawa Barat telah menanggapi permintaan tersebut dengan melakukan kajian kelayakan lokasi. Beberapa area yang dipertimbangkan meliputi Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan, dan Kabupaten Bekasi Barat, yang memiliki infrastruktur jalan yang memadai serta akses transportasi publik yang baik.
Namun, tantangan utama tetap pada penyediaan anggaran dan persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Estimasi biaya pembangunan kantor Imigrasi baru diperkirakan mencapai Rp 150 miliar, termasuk pembangunan gedung, fasilitas pendukung, dan sistem IT terkini.
Untuk mengatasi kendala finansial, Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana mengajukan permohonan dana alokasi khusus (DAK) serta menjajaki kerja sama dengan sektor swasta melalui skema public‑private partnership (PPP). Jika proposal disetujui, pembangunan kantor Imigrasi dapat dimulai pada awal tahun 2027 dengan target operasional pada akhir 2028.
Sejauh ini, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan di Bekasi menyambut baik inisiatif tersebut, mengingat dampak positif yang diharapkan terhadap keseharian mereka. Diharapkan, kehadiran kantor Imigrasi di kabupaten ini tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas administratif bagi seluruh warga.