histats

DKI kemarin, Pengelolaan TPST Bantargebang hingga CFD Rasuna Said

DKI kemarin, Pengelolaan TPST Bantargebang hingga CFD Rasuna Said

Setapak Langkah – 18 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menekankan pentingnya revisi total sistem pengelolaan sampah untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Fokus utama diarahkan pada pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang serta fasilitas pengolahan sampah di kawasan Central Food District (CFD) Rasuna Said.

TPST Bantargebang, yang berlokasi di bagian barat Jakarta, diproyeksikan menjadi pusat pengolahan sampah terbesar di ibu kota. Pemerintah provinsi berencana menambah kapasitas pengolahan menjadi 3.000 ton per hari, sekaligus mengintegrasikan teknologi pemilahan otomatis dan proses pembakaran dengan emisi terkontrol.

Beberapa langkah strategis yang direncanakan meliputi:

  • Peningkatan fasilitas pemilahan material organik dan anorganik sebelum masuk proses pembakaran.
  • Penerapan sistem energi terbarukan berbasis gas metana yang dihasilkan dari proses anaerobik.
  • Pelatihan intensif bagi tenaga kerja operasional agar dapat mengoperasikan peralatan berteknologi tinggi.
  • Pengawasan ketat terhadap kualitas udara melalui instalasi monitor emisi yang terhubung ke pusat kendali DKI.

Sementara itu, CFD Rasuna Said menjadi contoh wilayah komersial yang mengadopsi model pengelolaan sampah terpadu. Di sana, program pengumpulan sampah berbasis digital telah diimplementasikan, memungkinkan pemilik bisnis untuk melacak volume sampah dan jadwal pengambilan secara real‑time.

Keuntungan yang diharapkan meliputi:

  1. Pengurangan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) hingga 40 persen.
  2. Penurunan biaya operasional pengelolaan sampah bagi pelaku usaha.
  3. Peningkatan kesadaran publik melalui kampanye edukasi dan program insentif bagi rumah tangga yang melakukan pemilahan sampah.

Pembiayaan inisiatif ini dijadwalkan melalui alokasi anggaran APBD DKI sebesar Rp 2,5 triliun untuk tahun anggaran berikutnya, dengan tambahan dukungan dari pemerintah pusat dan sektor swasta melalui skema kemitraan publik‑swasta (PPP).

Para ahli lingkungan menilai bahwa langkah terintegrasi antara TPST Bantargebang dan CFD Rasuna Said dapat menjadi model percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia. Namun, mereka menekankan perlunya transparansi dalam pelaksanaan, evaluasi rutin, dan partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *