Setapak Langkah – 18 Mei 2026 | Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Belarus tengah memperkuat hubungan bilateral dengan menyiapkan roadmap kerja sama menjelang kunjungan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia.
Roadmap tersebut difokuskan pada tiga pilar utama: perdagangan, investasi, dan pengembangan industri strategis. Kedua negara berencana meningkatkan volume perdagangan melalui diversifikasi produk, mempermudah prosedur bea cukai, serta memperluas jaringan distribusi.
- Perdagangan: memperluas ekspor-impor di sektor pertanian, bahan kimia, dan produk manufaktur.
- Investasi: mendorong investasi langsung Belarus di bidang energi terbarukan, infrastruktur transportasi, dan teknologi informasi.
- Industri strategis: mengembangkan kerja sama di bidang pertahanan ringan, mesin-mesin industri, serta riset dan pengembangan teknologi.
Pembentukan komite kerja gabungan telah disepakati, dengan perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari Indonesia serta kementerian terkait Belarus. Komite ini akan menyusun langkah konkret, termasuk skema pembiayaan, standar kualitas, dan mekanisme penyelesaian sengketa.
Para pejabat berharap kunjungan Presiden Lukashenko dapat menghasilkan penandatanganan beberapa perjanjian kerangka kerja, memorandum of understanding, serta rencana proyek pilot yang dapat diimplementasikan dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.
Jika berhasil, roadmap ini diproyeksikan dapat meningkatkan nilai total perdagangan bilateral mencapai 1 miliar dolar AS pada akhir 2027, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan teknologi di kedua negara.