Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Indonesia merayakan Hari Buruh 2026 dengan program distribusi 350.000 paket sembako yang disiapkan pemerintah. Program ini ditujukan untuk membantu pekerja dengan penghasilan rendah menjelang akhir tahun.
Pengamat kebijakan publik, Institut Cegah Korupsi (ICW), menyuarakan keprihatinan bahwa proses pembagian tersebut memiliki risiko tinggi terjadinya praktik korupsi. Menurut ICW, kurangnya transparansi dalam alokasi anggaran dan tidak tersedianya data penerima yang dapat diverifikasi menjadi celah utama.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah paket | 350.000 paket |
| Nilai total | Rp 150 miliar (perkiraan) |
| Penerima target | Pekerja sektor informal & keluarga berpenghasilan rendah |
ICW mengajukan beberapa rekomendasi untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan dana:
- Mengumumkan secara terbuka daftar lengkap penerima paket sembako.
- Mengimplementasikan sistem pelaporan daring yang dapat diakses publik.
- Melibatkan lembaga pengawas independen dalam proses verifikasi dan distribusi.
- Menetapkan sanksi tegas bagi pejabat atau pihak yang terbukti melakukan korupsi.
Jika rekomendasi tersebut diadopsi, diharapkan transparansi anggaran dapat terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan sosial meningkat.