Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Dalam sebuah kunjungan ke kantor DPRD setempat, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyampaikan pesan penting kepada para kader muda partai. Ia menekankan pentingnya menimba ilmu organisasi dari para politikus senior yang telah mengabdi selama bertahun‑tahun, termasuk mereka yang telah menjabat empat periode di DPRD.
Kaesang menuturkan bahwa di lingkungan DPRD terdapat sejumlah tokoh senior yang telah menggeluti dunia politik sejak era sebelum PSI berdiri. “Mereka memiliki pengalaman berorganisasi yang luas, baik dalam mengelola legislatif maupun dalam membangun jaringan di tingkat lokal,” ujarnya. Ia menambahkan, “Belajar dari mereka bukan sekadar mencontoh strategi politik, melainkan memahami etika, disiplin, dan cara berkomunikasi yang efektif dengan konstituen.”
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan Kaesang kepada kader:
- Pengalaman Praktis: Senior yang telah menjabat empat periode memiliki rekam jejak keberhasilan dalam merumuskan kebijakan dan mengawal program pembangunan daerah.
- Mentoring Langsung: Mengajak kader untuk melakukan dialog terbuka, magang, atau menjadi asisten legislator guna memperoleh wawasan lapangan.
- Penguatan Karakter: Memahami pentingnya integritas, keteladanan, dan komitmen terhadap kepentingan publik.
- Jaringan Politik: Memanfaatkan jaringan luas senior untuk memperluas basis dukungan PSI di tingkat daerah.
Kaesang juga menegaskan bahwa PSI, sebagai partai yang relatif baru, memerlukan fondasi yang kuat dari generasi muda yang cerdas dan bersemangat. Namun, tanpa bimbingan dari para senior, proses pembelajaran dapat berjalan lambat dan kurang terarah.
Reaksi dari beberapa kader yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama lebih intensif dengan senior, termasuk mengadakan workshop, kunjungan lapangan, dan sesi tanya‑jawab secara rutin.
Dengan langkah ini, diharapkan PSI dapat mempercepat proses pembelajaran internal, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta memperkuat posisi partai dalam persaingan politik nasional.