Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | Polda Metro Jaya mengungkapkan langkah-langkah deteksi dini dan pencegahan yang dilakukan terhadap beberapa kelompok anarkis serta perusuh yang beroperasi di wilayah Jawa Timur selama seminggu terakhir. Upaya tersebut meliputi peningkatan patroli, pemantauan media sosial, serta koordinasi dengan aparat kepolisian setempat.
Berbagai insiden terjadi, antara lain:
- Penangkapan tiga anggota kelompok anarkis di Surabaya yang diduga merencanakan aksi vandalisme di area publik.
- Penggerebekan dua rumah di Kediri yang menyimpan senjata ilegal dan bahan peledak buatan.
- Penurunan signifikan pada kasus pencurian motor di Kabupaten Sidoarjo setelah penyuluhan kepada warga dan pemasangan CCTV tambahan.
Selain tindakan represif, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengidentifikasi perilaku mencurigakan. Program Neighborhood Watch diperluas ke lima kota besar di Jawa Timur, dengan pelatihan dasar bagi relawan lokal.
Data statistik yang dirilis Polda Metro Jaya menunjukkan tren peningkatan kasus kriminalitas non‑ekonomi, khususnya yang terkait dengan motivasi ideologis, sebesar 12% dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kasus pencurian properti mengalami penurunan 8% berkat intervensi cepat.
Polisi menegaskan bahwa segala bentuk aksi anarkis atau perusuhan akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan perundang‑undangan yang berlaku. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi kepolisian.