histats

Puluhan Pekerja Informal DIY Gelar Yoga Bersama Peringati May Day

Puluhan Pekerja Informal DIY Gelar Yoga Bersama Peringati May Day

Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | Pada 1 Mei 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, puluhan perempuan pekerja informal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan sesi yoga bersama. Acara yang dilaksanakan di taman terbuka kawasan Kotagede ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental para pekerja yang biasanya beraktivitas tanpa jaminan kesehatan formal.

Yoga tersebut diprakarsai oleh Jaringan Advokasi Melindungi Pekerja (JAMPE), sebuah koalisi yang menghubungkan beberapa serikat pekerja informal, termasuk serikat pedagang pasar tradisional, penjual makanan keliling, dan pekerja kerajinan tangan. Menurut ketua Jaringan, Siti Nurhayati, kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan solidaritas serta menegaskan pentingnya hak atas kesehatan bagi seluruh tenaga kerja, termasuk yang berada di sektor informal.

Acara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pemanasan ringan, dilanjutkan dengan serangkaian gerakan yoga yang dipandu oleh instruktur berpengalaman, Ibu Dewi Lestari. Selama sesi, peserta diajak untuk fokus pada pernapasan, keseimbangan, serta teknik relaksasi yang dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari. “Kita seringkali mengabaikan tubuh karena tekanan ekonomi, padahal kesehatan adalah aset utama dalam memperjuangkan hak-hak pekerja,” ujar Ibu Dewi di tengah latihan.

Selain kegiatan fisik, acara ini juga menyertakan sesi diskusi singkat mengenai hak-hak pekerja informal, akses layanan kesehatan, dan pentingnya dukungan komunitas. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Pentingnya asuransi kesehatan yang terjangkau bagi pekerja tanpa kontrak tetap.
  • Strategi kolektif dalam mengadvokasi perlindungan sosial.
  • Pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan kebugaran sebagai bentuk aksi damai.

Sejumlah organisasi non‑pemerintah yang fokus pada hak pekerja turut memberikan materi edukatif, termasuk panduan mengajukan bantuan sosial daerah dan informasi tentang program pemerintah yang dapat diakses oleh pekerja informal.

Para peserta melaporkan bahwa sesi yoga memberikan rasa relaksasi yang signifikan setelah berjam‑jam bekerja keras. Rina, seorang penjual kue tradisional, menyatakan, “Saya merasa lebih segar dan termotivasi kembali. Ini bukan hanya olahraga, tapi juga bentuk perayaan kebersamaan kami sebagai pekerja.”

Kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi tahunan, menandai peringatan May Day dengan cara yang lebih humanis dan menyehatkan. Jaringan Advokasi Melindungi Pekerja berencana memperluas program serupa ke kota‑kota lain di Jawa Tengah, dengan melibatkan lebih banyak serikat pekerja informal.

Dengan menggabungkan aksi sosial dan kebugaran, yoga bersama May Day menjadi simbol bahwa perjuangan hak-hak pekerja tidak lepas dari upaya menjaga kesejahteraan tubuh dan jiwa, sekaligus memperkuat jaringan solidaritas di antara mereka yang sering terpinggirkan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *