Setapak Langkah – 30 April 2026 | Rabu, 29 April 2024, DKI Jakarta kembali menjadi sorotan dengan serangkaian agenda penting yang meliputi evaluasi lintasan kereta api perkotaan, perluasan program sekolah gratis, serta langkah-langkah penataan kembali ruang publik. Berikut rangkuman utama yang dapat menjadi acuan warga Jakarta.
Evaluasi lintasan kereta api
Gubernur DKI memerintahkan tim teknis untuk meninjau kondisi jalur kereta listrik (KRL) pada koridor utama, termasuk segmen‑segmen yang sering mengalami gangguan teknis. Tujuannya adalah mengidentifikasi titik‑titik rawan kecelakaan, memperbaiki sistem sinyal, serta menambah kapasitas rel guna menurunkan tingkat keterlambatan yang mencapai 15 % pada kuartal pertama.
- Tim inspeksi akan melaporkan temuan dalam tiga minggu ke depan.
- Perbaikan prioritas mencakup jalur‑jalur di Stasiun Tanah Abang, Palmerah, dan Depok.
- Peningkatan frekuensi layanan diproyeksikan naik menjadi 12‑15 menit pada jam sibuk.
Perluasan program sekolah gratis
Pemerintah Provinsi DKI memperluas jangkauan program pendidikan gratis yang sebelumnya meliputi 200 sekolah dasar. Mulai tahun ajaran baru, total sekolah yang ikut serta meningkat menjadi 350, dengan penambahan 150 sekolah menengah pertama di wilayah Jakarta Selatan, Timur, dan Utara. Program ini mencakup biaya buku, seragam, serta perlengkapan belajar lainnya.
| Wilayah | Jumlah Sekolah Baru | Target Siswa |
|---|---|---|
| Jakarta Selatan | 60 | 12.000 |
| Jakarta Timur | 50 | 10.000 |
| Jakarta Utara | 40 | 8.000 |
| Jakarta Pusat | 0 | 0 |
Anggaran tambahan sebesar Rp 1,2 triliun dialokasikan dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk menutup biaya operasional selama tiga tahun ke depan.
Berita lainnya
- Pengamanan lalu lintas di kawasan Sudirman‑Kuningan ditingkatkan dengan penambahan kamera CCTV dan patroli polisi.
- Pembangunan taman vertikal di area Pasar Minggu diluncurkan sebagai upaya hijaukan kota.
- Pemerintah DKI mengumumkan penurunan tarif parkir di area pusat bisnis sebesar 10 % untuk mendukung mobilitas warga.
Dengan serangkaian langkah tersebut, diharapkan kualitas layanan publik di Jakarta dapat meningkat, sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.