Setapak Langkah – 27 April 2026 | Demonstrasi yang dipimpin oleh sekitar 3.000 warga di wilayah Kalimantan Timur menyoroti dugaan nepotisme di pemerintahan Gubernur Rudy Mas’ud. Para pengunjuk rasa menuntut agar pejabat yang memiliki hubungan keluarga dengan gubernur segera dicopot dari posisi strategis.
Menanggapi tekanan publik, Gubernur Rudy Mas’ud mengeluarkan pernyataan permohonan maaf dan mengumumkan serangkaian langkah korektif. Di antaranya, semua anggota keluarga yang sebelumnya menduduki jabatan penting di lingkungan pemerintah provinsi telah diberhentikan.
- Penggantian Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang merupakan kerabat dekat.
- Penghapusan posisi dalam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang dipegang oleh saudara kandung.
- Reorganisasi unit-unit strategis lainnya untuk memastikan tidak ada konflik kepentingan.
Selain itu, gubernur juga memerintahkan audit menyeluruh terhadap proyek renovasi gedung pemerintahan senilai Rp 25 miliar. Audit tersebut ditujukan untuk menelusuri apakah ada indikasi penyimpangan anggaran dan untuk mengembalikan kepercayaan publik.
Langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat meredam ketegangan politik dan memperbaiki citra pemerintahan provinsi. Pengamat menilai bahwa tindakan tegas ini merupakan respons yang tepat dalam konteks tekanan massa dan tuntutan transparansi.