Setapak Langkah – 22 April 2026 | Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, telah selesai pada awal tahun 2021. Proyek yang didanai sebagian besar oleh pemerintah daerah dan dana koperasi ini selesai tepat waktu, dengan fasilitas ruang pertemuan, kantor administrasi, serta ruang usaha bagi anggotanya.
Serah terima resmi antara pihak pengelola koperasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 di balai desa. Dalam acara tersebut, Kepala Desa Merah Putih menyampaikan apresiasi kepada kontraktor, tenaga kerja lokal, serta tokoh masyarakat yang turut mendukung pembangunan.
Namun, setelah upacara penyerahan, muncul masalah yang belum terpecahkan: kunci gedung masih berada di tangan anggota Kodim (Komando Distrik Militer) setempat. Menurut laporan, anggota Kodim membawa kunci sebagai bagian dari prosedur keamanan pasca‑serah terima, mengingat gedung tersebut berada di wilayah yang sebelumnya dijadikan kawasan militer selama beberapa tahun.
Berikut beberapa fakta penting yang terungkap:
- Lokasi strategis: Tanah tempat gedung berdiri sebelumnya merupakan lahan militer yang kemudian dialihfungsikan menjadi ruang publik.
- Prosedur keamanan: Anggota Kodim menahan kunci selama proses verifikasi teknis dan keamanan, memastikan tidak ada barang berbahaya atau instalasi yang belum sesuai standar.
- Reaksi warga: Masyarakat setempat mengharapkan agar kunci segera dikembalikan agar kegiatan koperasi dapat berjalan lancar.
Pihak kepolisian daerah dan Bupati Blora telah dimintai klarifikasi. Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa proses pengembalian kunci sedang dalam tahap koordinasi antara kantor desa, pengurus koperasi, dan komando militer. Diharapkan dalam waktu dua minggu ke depan kunci dapat diserahkan kembali kepada pengurus KDMP.
Jika kunci tetap tertahan, koperasi berpotensi mengalami penundaan operasional, yang dapat mempengaruhi pendapatan anggota serta program pemberdayaan ekonomi lokal. Oleh karena itu, semua pihak diimbau untuk menyelesaikan masalah administrasi ini secepatnya demi kelancaran fungsi gedung yang sudah siap pakai.
Langkah selanjutnya yang diharapkan meliputi:
- Verifikasi akhir oleh tim teknis BPKD.
- Pembentukan tim mediasi yang melibatkan perwakilan desa, koperasi, dan Kodim.
- Penandatanganan notulen serah terima kunci resmi.
- Pengumuman publik mengenai tanggal resmi pembukaan gedung.
Dengan selesainya proses ini, diharapkan Gedung Koperasi Merah Putih dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, memperkuat jaringan usaha kecil, dan meningkatkan kesejahteraan warga Blora.