Setapak Langkah – 22 April 2026 | Presiden Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyatakan niatnya mengirim warga negara Indonesia (WNI) untuk berpartisipasi dalam program kosmonaut Rusia. Pengumuman ini disampaikan dalam pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan Rusia, yang menandai langkah baru dalam kerja sama antariksa kedua negara.
Program kosmonaut Rusia, yang dikelola oleh Roscosmos, membuka kesempatan bagi astronot asing melalui jalur pelatihan bersama. Prabowo menargetkan pengiriman calon kosmonaut pertama pada tahun 2026, setelah proses seleksi ketat dan pelatihan dasar di Indonesia.
- Peningkatan kapabilitas ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) Indonesia.
- Pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih dalam bidang antariksa.
- Penguatan citra internasional Indonesia sebagai negara yang berpartisipasi dalam misi luar angkasa.
- Potensi kolaborasi riset ilmiah antara lembaga antariksa Indonesia (LAPAN) dan Roscosmos.
Kerja sama ini tidak terbatas pada bidang antariksa. Pemerintah Indonesia dan Rusia juga membahas kolaborasi di sektor energi, pertahanan, serta pendidikan tinggi. Kedua pihak sepakat untuk mengeksplorasi peluang investasi bersama dan pertukaran teknologi.
| Tahap | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Seleksi calon kosmonaut | 2024–2025 | Pencarian kandidat melalui lembaga pendidikan dan militer. |
| Pelatihan dasar di Indonesia | 2025 | Program fisik, medis, dan simulasi penerbangan. |
| Pelatihan lanjutan di Rusia | 2025–2026 | Instruksi dari Roscosmos, termasuk simulasi modul ISS. |
| Penugasan misi luar angkasa | 2026‑2027 | Partisipasi dalam misi berawak atau eksperimen mikrogravitasi. |
Reaksi dari kalangan ilmuwan dan masyarakat beragam. Sebagian menilai langkah ini sebagai terobosan strategis untuk mempercepat pengembangan teknologi tinggi, sementara yang lain mengingatkan perlunya alokasi anggaran yang transparan dan berkelanjutan.
Jika berhasil, Indonesia akan menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang memiliki wakil di luar angkasa, membuka peluang bagi generasi mendatang untuk terinspirasi dan terlibat dalam eksplorasi ruang angkasa.