Setapak Langkah – 16 April 2026 | Pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak dengan merencanakan pembangunan 141.000 unit rumah susun (rusun) bersubsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.
Proyek ini dilaksanakan melalui skema kemitraan publik‑swasta (PPP) yang melibatkan sejumlah pengembang properti nasional. Pemerintah menyediakan lahan seluas lebih dari 500 hektar serta insentif fiskal, sementara pihak swasta bertanggung jawab atas pendanaan, perancangan, dan pelaksanaan konstruksi.
Fokus utama program adalah keluarga berpenghasilan rendah hingga menengah, dengan tarif sewa yang terjangkau dan dilengkapi fasilitas umum yang mendukung kualitas hidup, seperti ruang terbuka hijau, area bermain anak, serta pusat komunitas.
Rencana pelaksanaan dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama menargetkan penyelesaian 30.000 unit dalam dua tahun ke depan, diikuti fase kedua dan ketiga untuk mencapai total 141.000 unit pada akhir 2028.
Dampak ekonomi yang diharapkan meliputi penciptaan ribuan lapangan kerja di sektor konstruksi, peningkatan pendapatan daerah melalui pajak properti, serta stimulasi industri material bangunan.
Tantangan utama meliputi koordinasi yang efektif antara pemerintah dan pihak swasta, pengelolaan pembiayaan jangka panjang, serta penyediaan infrastruktur penunjang seperti akses transportasi publik dan jaringan utilitas.
- Ruang terbuka hijau
- Area bermain anak
- Ruang serbaguna untuk kegiatan komunitas
- Keamanan 24 jam
- Parkir sepeda dan kendaraan
Pemerintah berharap proyek ini menjadi contoh yang dapat direplikasi di kota‑kota lain, sehingga percepatan penyediaan rumah layak dapat mengurangi kesenjangan perumahan bagi jutaan warga Indonesia.