Setapak Langkah – 02 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghabiskan waktu singkat bersama Carmen, anggota asal Indonesia dalam grup K‑pop Hearts2Hearts, pada kunjungan resmi ke Seoul pada Rabu, 1 April 2026. Pertemuan itu tidak hanya menjadi momen hangat antara pejabat politik dan artis musik, tetapi juga menampilkan aksi simbolik berupa gerakan hati yang dipadukan oleh Prabowo, Lee Jae Myung, dan Carmen.
Lee Jae Myung, tokoh politik terkemuka Korea Selatan, yang tengah aktif dalam dialog bilateral dengan Indonesia, turut serta dalam aksi tersebut. Gerakan hati yang mereka lakukan secara serempak melambangkan persahabatan dan kerjasama budaya antara kedua negara, sekaligus menegaskan pentingnya soft power dalam hubungan internasional.
Beberapa poin penting dari pertemuan ini meliputi:
- Diplomasi budaya: K‑pop sebagai fenomena global dijadikan jembatan untuk memperkuat hubungan Indonesia‑Korea.
- Kehadiran artis Indonesia: Carmen, sebagai anggota Hearts2Hearts yang berketurunan Indonesia, menonjolkan kontribusi diaspora Indonesia dalam industri hiburan luar negeri.
- Sinergi politik‑budaya: Kedua pemimpin politik menegaskan dukungan mereka terhadap pertukaran seni, pendidikan, dan pariwisata.
Reaksi publik di media sosial menunjukkan antusiasme tinggi, dengan banyak netizen menyebut aksi tersebut sebagai simbol persahabatan yang menyentuh hati. Beberapa menganggap langkah ini sebagai contoh konkret bagaimana pemimpin negara dapat menggunakan budaya populer untuk mempererat hubungan bilateral.
Selain simbol hati, Prabowo juga mengunjungi beberapa fasilitas teknologi dan pendidikan di Korea Selatan, sementara Lee Jae Myung meninjau proyek infrastruktur yang melibatkan perusahaan Indonesia. Kedua pemimpin menandatangani nota kesepahaman yang mencakup kerjasama di bidang energi terbarukan, pariwisata, dan pertukaran pelajar.
Dengan menggabungkan elemen politik dan budaya, pertemuan ini diharapkan membuka peluang baru bagi kolaborasi lintas sektor antara Indonesia dan Korea Selatan, serta menambah dimensi baru dalam diplomasi modern.