Restoran legendaris Jogja, siapa yang tak mengenal Jogja?
Yogyakarta adalah sebuah kota yang kaya akan keragaman budayanya. Kota ini punya segudang cerita seru yang akan membuat siapapun penasaran. Menginjakkan kaki di sana serasa memasuki pelataran masa lalu. Kamu akan disuguhkan arsitektur keraton nan megah, kebudayaan jawa yang masih kental, sampai pertunjukkan seni tradisional yang memukau.
Kota ini bukan sekedar persinggahan biasa. Melainkan sebuah tempat yang menggambarkan perjalanan waktu antara masa lalu dan masa kini. Kamu bisa melihat tradisi dan modernitas menyatu dalam sebuah keharmonisan.
Tak sekedar menyajikan warisan budaya semata, Jogja juga menyuguhkan kelezatan kulinernya yang melegenda. Setiap sudut kota ini menyimpan cita rasa yang diwariskan dari generasi ke generasi. Walau zaman telah berganti beberapa restoran berikut mampu mempertahankan eksistensinya di mata para pecinta kuliner. Berikut ulasan selengkapnya.
Gudeg Yu Djum

Alamat : Jl. Kaliurang Km. 4,5 CT III/22 Gang Cokrowolo Karangasem, Mbarek, Jl. Agro, Kocoran, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 5528.
Lokasi : Google Maps.
Jam Buka : 05.00 – 19.00 WIB.
Siapa yang tidak mengenal gudeg? Hidangan khas yang menjadi ikon legendaris Jogja. Makanan ini dibuat dari nangka muda dengan campuran santan dan bahan rempah-rempah pilihan yang dimasak selama berjam-jam. Cita rasa manis dan gurih menjadi ciri khasnya yang membuat siapapun merasa ketagihan.
Salah satu restoran legendaris Jogja paling recomended buat mencicipi makanan satu ini adalah Gudeg Yu Djum. Restoran legendaris Jogja yang sudah ada sejak tahun 1950-an. Dari sini pulalah lahir Gudeg favorit para warga Jogja.
Walaupun zaman sudah modern tapi proses memasaknya masih mempertahankan cara tradisional. Pihak restoran memasaknya langsung di dapur warisan Ibu Djuwariah menggunakan kayu bakar. Meski begitu kualitas rasanya tak kalah sama makanan restoran bintang lima. Malahan ini memberikan ciri khas tersendiri sehingga mampu menarik minat pembeli.
Menu andalannya ada nasi gudeg krecek, gudeg besek, dan yang terbaru gudeg kendil. Harganya tergolong cukup murah karena beberapa menunya masih di bawah Rp50.000. Enaknya makan di sini tuh suasananya nyaman banget. Nuansa jawanya benar-benar kental. Tampak dari dekorasi bangunannya yang sederhana dan mengusung rumah ala jawa.
Sate Klatak Pak Bari

Alamat : Pasar Wonokromo, Jalan Imogiri Timur No.5, Wonokromo, Pleret, Wonokromo II, Wonokromo, Kec. Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55791.
Lokasi : Google Maps.
Jam Buka : 19.00 – 02.00 WIB.
Selain gudeg kamu wajib mencicipi kuliner sate klatak pas main ke Jogja. Khususnya Sate Klatak Pak Bari yang terkenal akan sensasi sate kambingnya yang menggoda. Bisa dibilang sate di restoran legendaris Jogja itu unik dan berbeda dari yang lain.
Jika pada umumnya sate menggunakan tusuk sate yang terbuat dari bambu. Lain halnya sama Sate Klatak Pak Bari ini. Di sini malah pakai jeruju besi sebagai tusuk satenya, unik bukan? Penggunaannya pun bukan tanpa alasan. Tujuannya agar saat dimasak panas apinya bisa menyebar secara merata ke dalam daging kambingnya.
Istimewanya Sate Klatak Pak Bari terletak dari cita rasanya. Begitu gigitan pertama kamu akan mendapati daging kambing yang empuk dan juicy. Kenikmatannya kian terasa dengan sajian kuah gulai yang gurih dan sedikit pedas. Ditambah lagi suasana yang otentik karena berada di dalam pasar semakin menambah kenyamanan saat menyantapnya.
Bakmi Jawa Mbah Gito

Alamat : Jl. Nyi Ageng Nis No.9, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171.
Lokasi : Google Maps.
Jam Buka : 10.00 – 20.00 WIB.
Sama seperti Gudeg Yu Djum, Bakmi Jawa Mbah Gito juga masih menggunakan cara tradisional dalam memasak makanannya. Bedanya di sini tuh mereka memakai anglo atau kompor tungku. Bahan bakarnya adalah arang dan biasanya diletakkan langsung pada bagian atas tungku.
Penggunaan anglo sengaja dipilih karena mampu melahirkan bakmi dengan aroma smokey yang khas. Untuk cita rasa yang dihasilkan sungguh mengugah selera. Gurih dan sedikit manis adalah dua perpaduan rasa otentik dari Bakmi Jawa Mbah Gito ini.
Makanan favorit pengunjung adalah bakmi godognya. Tampilannya sungguh menggiurkan karena ada campuran mie kuning tebal, suwiran daging ayam kampung, dan kubis rebus. Menu lainnya yang tak kalah enak ada mie goreng dan nasi magelangan. Sementara untuk minumannya bisa pesan Es Saparela, sejenis soda yang rasanya mirip root beer.
Tak jauh berbeda dengan dua restoran legendaris jogja sebelumnya. Nuansa Jawa juga menghiasi rumah makan Bakmi Jawa Mbah Gito. Setiap pengunjung yang masuk akan disuguhkan pemandangan bangunan kayu dengan hiasan patung khas jawa terpajang di setiap sudutnya.
Mangut Lele Mbah Marto

Alamat : Jl. Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188.
Lokasi : Google Maps.
Jam Buka : 10.00 – 20.00 WIB.
Restoran legendaris Jogja satu ini mungkin membuatmu sedikit emosi karena letaknya yang agak terpencil. Sebab lokasinya berada di tengah perkampungan yang memang cukup sulit dijangkau. Tidak ada papan petunjuk yang bisa membantu. Satu-satunya cara menuju Mangut lele Mbah Marto dengan bertanya warga sekitar daerah Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Meskipun terpencil tapi kondisinya selalu ramai pengunjung. Entah itu hari biasa maupun hari libur. Banyak orang tertarik makan di sana karena menu mangut lelenya yang menggoda. Lele di sini tekenal bertekstur lembut dan tidak bau amis. Rasa pedasnya yang khas mampu membuat lidah serasa pingin makan lagi dan lagi.
Keistimewaannya tak hanya terletak dari cita rasanya. Tetapi juga pada warisan rasa yang diturunkan secara turun temurun. Resep yang digunakan masih menggunakan perpaduan bahan yang. Tak ada perubahan sehingga keautentikan rasanya tetap terjaga sampai sekarang.
Soto Bathok Mbah Katro

Alamat : Sambisari, Purwomartani, Kec. Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 5557.
Lokasi : Google Maps.
Jam Buka : 06.00 -16.00 WIB.
Restoran legendaris Jogja yang terakhir ada Soto Bathok Mbah Katro. Di sini kamu akan diajak menyantap soto dengan cara yang berbeda. Bukan menggudakan wadah mangkok, melainkan bathok atau tempurung kelapa. Hal ini tentunya memberikan sensasi tersendiri dan sebuah pengalaman yang tak terlupakan.
Selain karena penyajiannya yang unik. Soto Bathok Mbah Katro punya kuah dengan cita rasa yang segar dan gurih. Tak lupa daging sapi yang empuk serta bumbu rempah pilihan yang menjadi kunci kelezatannya. Semakin nikmat menyantapnya karena ditambah lauk pauk beraneka macam. Diantaranya ada tempe, tahu, perkedel, telur puyuh, dan sate usus.
Tak cuma menu makanannya saja yang mencuri perhatian. Suasana warungnya yang dekat area persawahan juga menjadi daya tarik tersendiri. Sembari menikmati seporsi soto kamu bisa sekalian cuci mata dengan melihat hamparan persawahan hijau nan asri. Bangunannya tampak sederhana dengan dominasi material kayu sebagai rangka utamanya.
Sekian informasi mengenai 5 restoran legendaris Jogja kali ini. Semoga bisa jadi referensi buat kamu yang ingin cari tempat makan enak buat liburan nanti. Jangan ragu mencicipi kuliner Jogja lainnya. Selamat liburan akhir pekan!