The Blanco Renaissance Museum, Sejarah, Koleksi dan Harga Tiket Masuk

The Blanco Renaissance Museum

Liburan ke Ubud, Bali memanglah menjadi mimpi setiap orang. Di Ubud ini wisatawan akan menemukan berbagai tempat menarik mulai dari wisata alam berupa pantai Bali, perbukitan, air terjun, hingga wisata edukasi berkonsep situs budaya maupun museum.

Bicara mengenai museum, Museum Blanco Renaissance merupkan sebuah museum yang berlokasi di Ubud, Bali. Museum yang berdiri dari keinginan seorang pelukis Antonio Blanco yang akhirnya terwujud dan diberi nama The Blanco Renaissance Museum.

Beberapa museum yang bisa kita kunjungi di Bali seperti Museum Bali, Museum Puri Lukisan, Museum Pasifika Bali, hingga The Blanco Renaissance Museum.

The Blanco Renaissance Museum ini cukup populer di Bali. Kebanyakan wisatawan yang mampir ke Ubud tentunya menyempatkan waktunya untuk datang. Tidak heran museum tersebut selalu saja dipadati oleh para wisatawan terutama ketika hari libur panjang.

Sejarah Singkat The Blanco Renaissance Museum

IMG20220701124938
Foto via Googlemaps/M Ilhamsyah

The Blanco Renaissance Museum ini berhubungan erat dengan perjalanan seorang pelukis terkenal pada masanya bernama Antonio Blanco. Antonio Blanco ini merupakan seorang pemuda berdarah Spanyol. Ia lahir pada 15 September 1911. Kecintaannya pada seni terutama seni lukis membuat Antonio Blanco ini menjelajahi dunia dan belajar seputar seni di setiap daerah yang berbeda.

Kemudian Antonio Blanco ini mendarat di Bali pada tahun 1952 dan pada saat itu, Antonio Blanco mulai memperkenalkan karya-karyanya pada masyarakat sekitar hingga seorang Raja Ubud menyukai salah satu karyanya dan dihadiahi sebidang tanah di daerah Campuan.

Antonio Blanco ini kemudian menetap di Bali bersama istri dan keempat anaknya. Sebelum menjadi museum, bangunan tersebut awalnya merupakan sebuah tempat tinggal Antonio Blanco. Hingga pada tahun 28 Desember 1998, bangunan tersebut pun resmi dijadikan museum.

The Blanco Renaissance ini menjadi saksi bisu betapa menakjubkannya Blanco dalam mewujudkan fantasi bernilai seninya sehingga dihargai oleh masyarakat Indonesia bahkan seluruh dunia.

Koleksi The Blanco Renaissance Museum

2022 12 13 1
Foto via Googlemaps/sri wulan

Hal pertama, yang akan membuat wisatawan kagum pada The Blanco Renaissance Museum ini yaitu desain bangunannya yang menyerupai adat Bali. Selain itu wisatawan juga akan dibuat nyaman dengan suasana nyaman serta tenangnya museum.

Ada sekitar 300 karya seni lukis yang ditata begitu apik di The Blanco Renaissance Museum ini. Setiap lukisan yang ada di sana memiliki makna tersendiri yang akan membuat wisatawan kagum tiada henti.

Berikut ini daftar lukisan dan maknanya tersendiri yang bisa kita temukan di The Blanco Renaissance Museum.

Lukisan Ni Bawang

Salah satu lukisannya yang terkenal yaitu Lukisan Ni Bawang atau dikenal juga dengan nama The Cinderella Of Bali. Lukisan tersebut memiliki kisah yang sama seperti film Cinderella dimana seorang gadis Bali bernama Ni Bawang ini memiliki ibu tiri dan tiga saudara tiri yang egois.

Keberadaan Ni Bawang sangat tidak dihargai hingga akhirnya ia memilih menetap di pegunungan. Kisah tersebut berakhir pada Ni Bawang yang akhirnya menemukan pangeran impiannya.

Lukisan Odalisque

Odalisque dalam bahasa Turki memiliki arti seorang Raja yang memiliki banyak selir di istananya. Lukisan tersebut menggambarkan kekacauan mengenai sarang Yunani dalam membuat karya yang mementingkan keseimbangan asimetris.

Lukisan Apel Hawa Masih Utuh

Lukisan Apel Hawa Masih Utuh ini merupakan karya seni dari imajinasi Blanco yang mana berhasil membuat pengunjung menikmatinya. Objek yang ada di lukisan tersebut menggabungkan seorang wanita, apel serta gelas yang ada diantara pinggang wanita tersebut.

Lukisan Bali Girl

Lukisan yang satu ini menggambarkan gadis Bali yang menawan dengan rambut cokelat serta sorban berwarna warninya. Gadis Bali tersebut berhasil membuat penikmat seni kagum. Makna yang akan kita dapatkan yakni keindahan gadis Bali yang selalu dikagumi orang-orang.

DSCF0392
Foto via Googlemaps/Franky Wiputra

Lukisan lainnya yang bisa kita temukan di Blanco Renaissance Museum ini berupa Lukisan The Meaning Of Life, Lukisan My Castle Of Dreams, Lukisan Potrait Of I Kebak, Lukisan Black or White, Lukisan Balinese Dancer, dan masih banyak lagi.

Peletakan lukisan tersebut pun ditata sedemikian rupa berdasarkan representasi kepercayaan masyarakat Bali. Untuk lukisan paling indah ditempatkan di lantai paling atas, lalu di lantai dua terdapat lukisan yang sederhana dengan beberapa karya puisinya.

Mampir ke museum ini wisatawan juga bisa menemukan beberapa tempat makan yang menjajakan hidangan khas Bali. Beberapa makanan khas Bali yang bisa kita temukan di sana seperti nasi jinggo, sate lilit, ayam betutu dan masih banyak lagi.

Untuk harga menu makanan yang di bisa kita temukan di sekitar museum dibanderol mulai dari Rp 12.000.

Fasilitas lainnya yang bisa kita temukan seperti toilet, gazebo, aula, toserba, lahan parkir, musala, dan masih banyak lagi.

Harga Tiket Masuk The Blanco Renaissance

Wisatawan lokal yang ingin masuk ke The Blanco Renaissance ini akan dikenakan tarif sebesar Rp 35.000 per orang. Sementara itu, bagi wisatawan asing, akan dikenakan tarif sebesar Rp 100.000 per orang. Tiket tersebut sudah termasuk tiket kendaraan pribadi.

Harga tiket masuk The Blanco Renaissance ini terbilang murah mengingat fasilitas yang akan kita dapatkan cukup lengkap. Wisatawan juga bisa reservasi lebih dulu ketika datang ke The Blanco Renaissance secara rombongan dengan menghubungi nomor (0361) 975502.

Lokasi dan Jam Buka The Blanco Renaissance

The Blanco Renaissance ini berlokasi di Jalan Raya Campuhan, Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571. Google Maps.

Jika wisatawan memusatkan tujuan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, wisatawan bisa melalui Jalan Sunset Road menuju ke Jalan Raya Mambal Semana. Dari sana kemudian kita masuk ke Jalan Raya Ubud menuju ke Jalan Raya Campuhan. Wisatawan bisa menempuhnya dengan waktu sekitar 1 jam 28 menit perjalanan dari lokasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

The Blanco Renaissance ini beroperasi setiap hari dengan durasi waktu operasional mulai dari pukul 09:00 WIB hingga pukul 17:00 WIB.

Akomodasi

Bagi wisatawan luar Bali yang ingin bermalam di sekitar The Blanco Renaissance ini bisa mengunjungi salah satu hotel terdekat yakni Sri Ratih Cottages yang berlokasi di Jalan Campuhan 1, Penestanan Kelod, Ubud, Sayan, Ubud, Bali, 80572.

Jarak tempuhnya sekitar 3 menit perjalanan saja dari lokasi The Blanco Renaissance. Untuk tarif penginapannya ditaksir mulai dari Rp 382.000 per malam sesuai dengan jenis paket penginapan yang kita inginkan.

Pecinta seni yang sedang liburan ke Bali, wajib banget mampir ke The Blanco Renaissance. Datang ke sana kita tidak henti-hentinya dibuat terpukau. Wisatawan juga wajib banget mengabadikan momennya disetiap sudut estetik The Blanco Renaissance.

Avatar for Marlina Septiana
Marlina Septiana Ibu Rumah Tangga yang memiliki hobi membaca serta menulis cerpen dan ulasan buku.
Avatar for Marlina Septiana
Marlina Septiana Ibu Rumah Tangga yang memiliki hobi membaca serta menulis cerpen dan ulasan buku.
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments