Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | Nilai tukar yen Jepang jatuh ke titik terendah sejak 1986, menandai penurunan paling signifikan dalam empat dekade. Pada hari Senin, yen diperdagangkan sekitar 162,50 per dolar AS, memecahkan rekor terlemah yang terakhir tercatat pada era rezesi tahun 1980-an.
Penurunan tajam ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Kebijakan moneter ketat yang diterapkan Federal Reserve Amerika Serikat, bersama dengan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut, memperkuat dolar di pasar global. Sementara itu, Bank of Japan masih mempertahankan kebijakan suku bunga ultra‑rendah dan kontrol kurva imbal hasil, yang membuat yen kurang menarik bagi investor.
Sebagai respons pertama dalam 15 tahun, pemerintah Jepang dan otoritas moneter Amerika Serikat melakukan koordinasi intervensi pasar valas. Kedua belah pihak secara bersamaan menjual dolar dan membeli yen dalam jumlah besar melalui operasi pasar terbuka, dengan tujuan menstabilkan nilai tukar dan mengurangi volatilitas berlebih.
- Bank of Japan menyiapkan likuiditas tambahan untuk mendukung pembelian yen.
- Federal Reserve memberikan dukungan diplomatik, menegaskan komitmen bersama terhadap stabilitas pasar global.
- Intervensi dilakukan secara terkoordinasi melalui jaringan bank sentral di kedua negara.
Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa yen tidak akan dibiarkan terus melemah tanpa batas. Analis pasar memperkirakan bahwa intervensi dapat menahan penurunan lebih lanjut, meski efek jangka pendeknya masih diperdebatkan.
Reaksi pasar saham di Jepang menunjukkan penurunan ringan, terutama pada sektor ekspor yang sensitif terhadap nilai tukar. Di sisi lain, beberapa perusahaan multinasional memanfaatkan yen yang lemah untuk meningkatkan daya saing produk di luar negeri.
Kedepannya, kebijakan moneter Jepang diperkirakan akan tetap berhati‑hati, mengingat tekanan inflasi yang masih berada di bawah target. Sementara itu, keputusan Federal Reserve terkait kenaikan suku bunga akan terus menjadi faktor penentu utama bagi pergerakan yen.