Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, melaporkan peningkatan signifikan dalam penjualan mobil listriknya selama bulan April 2026. Menurut data internal, total unit yang berhasil dikirim melebihi 12.000 unit, naik hampir 45% dibandingkan dengan bulan Maret yang hanya mencatat sekitar 8.300 unit.
Peningkatan ini menandai momentum penting bagi lini kendaraan listrik Xiaomi, yang pertama kali diluncurkan pada akhir 2024. Beberapa faktor yang dianggap berperan antara lain:
- Ekspansi jaringan layanan purna jual di kota-kota besar Indonesia.
- Peluncuran varian baru dengan baterai berkapasitas lebih tinggi.
- Program insentif pemerintah yang mendukung adopsi kendaraan listrik.
- Kampanye pemasaran digital yang menargetkan milenial dan profesional muda.
Berikut ringkasan data penjualan selama tiga bulan terakhir:
| Bulan | Unit Terjual | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|
| Februari 2026 | 6.500 | — |
| Maret 2026 | 8.300 | 27,7 |
| April 2026 | 12.100 | 45,8 |
Analisis pasar menunjukkan bahwa permintaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat, didorong oleh kebijakan subsidi baterai dan peningkatan kesadaran lingkungan. Xiaomi, yang sebelumnya dikenal lewat produk smartphone, kini memperluas ekosistemnya ke sektor otomotif, bersaing dengan merek-merek lokal maupun internasional.
Dengan pencapaian ini, Xiaomi berharap dapat memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara dan menargetkan penjualan tahunan lebih dari 100.000 unit pada akhir 2026.