Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | Sejumlah warga Indonesia di Beijing memperingati Idul Adha 1447 H pada hari Rabu, 17 Juni 2024 dengan melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Haidian, sekaligus mengadakan kegiatan keagamaan tanpa melakukan penyembelihan hewan kurban. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan umat Islam, termasuk para pelajar, pekerja, dan keluarga Indonesia yang tinggal di ibu kota Tiongkok.
Acara dimulai dengan seruan takbir bersama, dilanjutkan dengan khutbah yang menekankan pentingnya semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan pengamalan nilai-nilai Islam meski berada jauh dari tanah air. Setelah shalat, para peserta melakukan pembacaan doa khusus untuk memohon keberkahan bagi keluarga, teman, dan bangsa Indonesia.
Karena keterbatasan regulasi terkait penyembelihan hewan di wilayah tersebut, komunitas WNI memilih alternatif berupa sumbangan uang kurban kepada organisasi yang mengelola distribusi daging kurban di Indonesia. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada korban bencana dan keluarga yang membutuhkan di tanah air.
Berbagai elemen komunitas turut berpartisipasi dalam rangkaian acara, antara lain:
- Penampilan musik religi akustik yang dipandu oleh mahasiswa Indonesia.
- Pameran foto yang menampilkan momen Idul Adha di berbagai negara.
- Bazar makanan halal yang menyajikan kuliner tradisional Indonesia, seperti sate, rendang, dan kue nastar.
Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing memberikan dukungan moral dan logistik, serta mengingatkan warga untuk tetap mematuhi peraturan setempat dalam merayakan hari raya. Kepala KBRI, Budi Santoso, menyampaikan bahwa semangat Idul Adha tetap dapat dirasakan melalui kebersamaan, doa, serta kepedulian terhadap sesama, meskipun tidak ada penyembelihan hewan secara langsung.
Acara penutup diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, dan kemakmuran seluruh umat Islam di dunia, serta harapan agar kesempatan untuk melaksanakan ibadah kurban secara penuh dapat terwujud di masa mendatang.