Setapak Langkah – 17 Mei 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam mempercepat program swasembada pangan nasional. Dalam sebuah pertemuan yang diadakan baru-baru ini, Bima Arya mengingatkan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyoroti tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas internasional, dan gangguan rantai pasokan yang menuntut setiap pemerintah daerah mengambil langkah konkret. Menurut Bima Arya, prioritas utama yang harus diintegrasikan meliputi:
- Peningkatan produksi pangan melalui adopsi teknologi pertanian modern.
- Penguatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi untuk mengurangi kerugian pasca panen.
- Pengembangan skema kemitraan antara petani, pelaku usaha, dan lembaga keuangan.
- Peningkatan kualitas bibit dan input pertanian yang berkelanjutan.
- Penerapan kebijakan subsidi dan insentif yang tepat sasaran.
Selain itu, Bima Arya menekankan bahwa koordinasi lintas sektoral antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, dan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota harus dipermudah. Ia meminta agar setiap rencana pembangunan daerah memasukkan indikator ketahanan pangan sebagai bagian dari penilaian kinerja.
Jika program ini dioptimalkan, diharapkan harga pangan dapat tetap stabil, mengurangi beban konsumen, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Bima Arya menutup dengan harapan bahwa kepala daerah akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan penyusunan kebijakan daerah yang konkret dan terukur.