Setapak Langkah – 10 Juni 2026 | Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Indonesia yang kini berkompetisi di kejuaraan internasional, baru-baru ini menyempatkan diri kembali ke kampung halamannya setelah menjalani serangkaian balapan di luar negeri. Kunjungan ini berlangsung sesaat sebelum jadwal balapan berikutnya, memberi kesempatan bagi sang atlet untuk bersua dengan keluarga serta mengingat kembali jejak langkah pertamanya di dunia balap.
Selama tiga tahun terakhir, Veda Ega harus melewatkan tiga perayaan Idul Fitri bersama orang tua karena jadwal balap yang padat di Asia dan Eropa. Kembali ke desa, ia menemukan suasana yang berbeda: suara ayam berkokok, aroma masakan tradisional, serta sorak sorai penduduk yang mengenalnya sejak kecil.
Inti kunjungan sang pembalap kali ini adalah mengunjungi lintasan latihan yang dulu menjadi saksi pertama kali ia merasakan adrenalin mengendalikan sepeda motor. Lintasan sederhana itu terletak tidak jauh dari rumah keluarganya, berbatu dan beraspal tipis, namun memiliki peran penting dalam membentuk teknik dasar Veda. Ia menghabiskan waktu bersama pelatih lama dan beberapa teman masa kecil, mengingat kembali strategi latihan yang dulu diterapkan.
- Latihan dasar pengereman dan akselerasi
- Latihan lintasan melengkung dengan kecepatan menengah
- Sesi simulasi balapan melawan rekan-rekan setempat
Veda mengaku, “Berada di sini mengingatkan saya pada awal‑awal perjalanan, saat segala sesuatu masih terasa sederhana. Namun, semangat yang saya dapatkan dari desa ini tetap menginspirasi saya untuk terus berjuang di sirkuit internasional.”
Setelah menghabiskan beberapa hari di kampung, Veda kembali ke Jakarta untuk persiapan balapan selanjutnya. Ia menegaskan komitmen untuk mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia, sekaligus berharap dapat kembali mengunjungi lintasan latihannya secara rutin ketika jadwal mengizinkan.