Setapak Langkah – 09 Agustus 2026 | Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menampilkan kemampuan tempur dalam latihan operasi terintegrasi 2026 yang diberi nama “Perisai Trisula“. Latihan ini melibatkan ketiga matra militer – Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara – serta unsur pendukung lain, dengan tujuan memperkuat kesiapan pertahanan nasional.
Selama rangkaian latihan, masing‑masing matra menampilkan skenario operasi yang meniru ancaman nyata, mulai dari pertahanan wilayah laut, operasi darat melawan infiltrasi, hingga dukungan udara presisi. Penggunaan sistem persenjataan modern, termasuk pesawat tempur generasi terbaru, kapal perang berkapal, serta kendaraan lapis baja, menunjukkan sinergi tinggi antar‑matra.
- Angkatan Darat: melaksanakan manuver ofensif dan defensif di medan berbukit serta latihan penanggulangan terorisme.
- Angkatan Laut: melakukan patroli, pengamanan zona ekonomi eksklusif, dan latihan penanganan kapal selam.
- Angkatan Udara: melaksanakan misi serangan udara, pengintaian, serta dukungan logistik cepat.
Latihan “Perisai Trisula” tidak hanya menguji interoperabilitas peralatan, melainkan juga mengasah koordinasi taktis, komunikasi, dan logistik lintas matra. Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam respon cepat serta kemampuan integrasi sistem pertahanan.
Direktur Umum TNI menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kedaulatan wilayah Indonesia, terutama di tengah dinamika geopolitik regional yang terus berubah. Dengan menampilkan kekuatan tempur trimatra, TNI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam melindungi kepentingan nasional.